Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejahatan Kemanusiaan, Amnesty Bongkar Tindakan Horor di Sudan, RSF Lancarkan Pembersihan Etnis di El Fasher

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Kejahatan Kemanusiaan, Amnesty Bongkar Tindakan Horor di Sudan, RSF Lancarkan Pembersihan Etnis di El Fasher  Doc: Istimewa
Ket. Dampak konflik disebut sangat menghancurkan. Banyak anak kehilangan orang tua, sementara ratusan ribu warga terpaksa mengungsi dan hidup dalam kondisi yang sangat rentan.

KHARTOUM – Amnesty International merilis laporan yang menuduh Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF) melakukan serangkaian kejahatan terhadap kemanusiaan selama perebutan Kota El Fasher, Darfur Utara. Organisasi hak asasi manusia itu menyebut serangan yang berlangsung berbulan-bulan tersebut disertai dugaan pembersihan etnis terhadap warga sipil non-Arab.

Dari The Guardian, dalam laporan yang dipublikasikan Rabu (1/7), Amnesty menyatakan RSF diduga melakukan pembunuhan, penyiksaan, pemerkosaan, perbudakan, hingga perbudakan seksual sebagai bagian dari serangan yang meluas dan sistematis terhadap penduduk sipil. Anak-anak juga disebut menjadi korban yang sengaja disasar dalam sejumlah serangan.

El Fasher merupakan kota strategis sekaligus benteng terakhir Angkatan Bersenjata Sudan di wilayah Darfur sebelum akhirnya direbut RSF pada Oktober 2025 setelah pengepungan selama sekitar 18 bulan. Jatuhnya kota tersebut memicu krisis kemanusiaan yang semakin dalam, dengan korban jiwa dalam jumlah besar dan gelombang pengungsian massal.

Amnesty menyusun laporannya berdasarkan wawancara terhadap 247 orang, termasuk 208 penyintas konflik, serta analisis dokumen, video, dan citra satelit yang memperlihatkan luasnya kerusakan di El Fasher dan wilayah sekitarnya.

Organisasi tersebut menyimpulkan bahwa sepanjang pertengahan 2024 hingga akhir 2025, RSF diduga melakukan kejahatan perang sekaligus kejahatan terhadap kemanusiaan. Warga sipil non-Arab disebut berulang kali menjadi sasaran, disertai tindakan yang dinilai bermotif etnis.

Amnesty juga menilai penghancuran sejumlah desa, termasuk Abu Zerega, merupakan bagian dari pola pembersihan etnis yang dilakukan secara sistematis.

Dampak konflik disebut sangat menghancurkan. Banyak anak kehilangan orang tua, sementara ratusan ribu warga terpaksa mengungsi dan hidup dalam kondisi yang sangat rentan.

Sekretaris Jenderal Amnesty International, Agnès Callamard, mengatakan tragedi di El Fasher menjadi bukti bahwa perang di Sudan telah berubah menjadi perang yang menyasar warga sipil.

"Perang di Sudan adalah perang terhadap warga sipil. Dunia telah lama diperingatkan mengenai penderitaan masyarakat El Fasher. Ini adalah noda bagi hati nurani kemanusiaan," ujarnya.

Dalam laporan tersebut, Amnesty turut menyebut tiga komandan RSF yang dinilai bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, yakni Mayjen Gedo Hamdan Ahmed Mohamed alias Abu Shok, Letkol Abbas Khater Bakhit, serta Al-Fateh Abdullah Idris atau Abu Lulu.

Konflik bersenjata di Sudan pecah pada April 2023 akibat perebutan kekuasaan antara Angkatan Bersenjata Sudan yang dipimpin Jenderal Abdel Fattah al-Burhan dan RSF di bawah komando Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo (Hemedti). Perang tersebut telah berkembang menjadi salah satu krisis kemanusiaan terbesar di dunia, menewaskan ratusan ribu orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi.

Melalui laporan ini, Amnesty mendesak dilakukannya gencatan senjata segera, perlindungan internasional bagi warga sipil, serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran selama konflik berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
  • RAPBN 2027 di Depan Mata, Investor Menanti Jawaban Pemerintah soal Arah Ekonomi Indonesia
    Preview komentar:
    Sejalan dengan kehati-hatian fiskal yang disepakati Banggar DPR ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival

Petugas BPK Terima Uang dalam Kasus Kereta Api

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Petugas BPK Terima Uang dal...
Megapolitan
Emas Indonesia Diduga Bakal...
Nasional
Uang Sebanyak Rp360 Triliun...
Daerah
Stunting Akan Diskrining da...

SD dan SMP Demak Akan Menjadi Sekolah Inklusif

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
SD dan SMP Demak Akan Menja...
Megapolitan
Bandar Asing Produksi Etomi...

Kambing dan Domba Lokal Kaltim Akan Jadi Unggulan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kambing dan Domba Lokal Kal...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Daftar Event Jakarta 14–17 Agustus 2026, Sambut Semarak HUT ke-81 RI

Daftar Event Jakarta 14–17 Agustus 2026, Sambut Semarak HUT ke-81 RI

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.