Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Hujan Buatan Tak Bisa Atasi Kebakaran di Tangerang

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 18:32 WIB | Oleh:
BMKG: Hujan Buatan Tak Bisa Atasi Kebakaran di Tangerang Doc: RRI/Saadatuddaraen

TANGERANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan operasi hujan buatan sulit dilakukan untuk mengatasi kebakaran di Tangerang. Hujan buatan diharapkan bisa mengatasi kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.

Kesulitan yang dihadapi adalah karena potensi pertumbuhan awan masih sangat rendah di awal bulan Juli. Karena sedikitnya awan yang ada maka hujan buatan yang dikenal dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sulit dilakukan. .

Kepala Balai Besar BMKG Wilayah II, Hartanto menyampaikan potensi pertumbuhan awan Juli 2026, masih dalam kondisi rendah. Dengan rendahnya pertumbuhan awan, operasi penanggulangan kebakaran melalui skema TMC masih jauh dari hujan masif.

"Sampai beberapa hari ke depan peluangnya masih kecil. Sehingga dilakukan upaya lain untuk pemadaman di lokasi," ujar dia, Rabu (1/7).

"Alternatifnya ya dengan cara lain. Melalui penyiraman secara konvensional dan water bombing dari helikopter," imbuh dia.

Hartanto menjelaskan berdasarkan hasil monitoring kondisi atmosfer cuaca, potensi hujan masih rendah dalam beberapa. Namun, kondisi tersebut akan terus dimonitor secara rutin setiap hari.

Jika terjadi pertumbuhan awan meningkat akan segera dilakukan modifikasi cuaca hujan buatan. Pertumbuhan awan diperkirakan belum akan meningkat pada awam bulan juli.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menerjunkan dua unit helikopter water bombing. Helikoper itu untuk memadamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi pada BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan menyampaikan dua helikopter diambil dari Jambi. Dua helikopter itu jenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834.

Salah satu helikopter yang dikerahkan memiliki kapasitas angkut hingga 4.000 liter untuk menjatuhkan air langsung ke titik-titik api. "Ini sudah ada di Bandara Pondok Cabe dan yang satu lagi sebentar lagi nyampe perjalanan dari Jambi," ujar dia.

TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang terbakar sejak Selasa (30/6) siang. Kebakaran makin meluas diperkirakan hingga 15 hektare karena cuaca kering dan angin kencang. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.