Bandara Dhoho Dikaji untuk Jadi Embarkasi Haji Jawa Timur
📅 Kamis, 02 Jul 2026, 06:05 WIB | Oleh: SriyonoSURABAYA - Menteri Haji (Menhaj) dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengkaji pemanfaatan Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur (Jatim), sebagai embarkasi haji untuk mengurangi kepadatan di Bandara Juanda dan Asrama Haji Surabaya.
Irfan Yusuf di Asrama Haji Surabaya, Rabu (1/7), mengatakan pihaknya telah berkoordinasi untuk mengaktifkan Bandara Dhoho sebagai alternatif embarkasi haji karena dinilai memiliki kapasitas yang memadai.
"Tadi pagi saya dan tim sudah berkoordinasi untuk mencoba mengaktifkan Bandara Dhoho di Kediri. Bandara itu cukup dan sangat layak untuk penerbangan haji, terutama pesawat-pesawat besar," katanya.
Ia menjelaskan pemanfaatan Bandara Dhoho diharapkan dapat mengurangi beban operasional Asrama Haji Surabaya serta kepadatan di Bandara Internasional Juanda yang selama ini menjadi embarkasi utama jamaah haji asal Jawa Timur.
Menurut Irfan, Jawa Timur pada musim haji 2026 memberangkatkan 116 kelompok terbang (kloter), sehingga aktivitas di Asrama Haji Surabaya berlangsung hampir tanpa henti selama proses pemberangkatan dan pemulangan jamaah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tingginya intensitas pelayanan tersebut, kata dia, bahkan berdampak pada kondisi petugas. Kepala UPT Asrama Haji Surabaya sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat padatnya aktivitas selama operasional haji.
"Insya Allah nanti kita akan kurangi sebagian untuk diarahkan ke Bandara Dhoho di Kediri," ujarnya.
Selain mengkaji pemanfaatan Bandara Dhoho, Kementerian Haji dan Umrah juga membentuk satuan tugas bersama kepolisian dan imigrasi untuk mencegah praktik haji nonprosedural.
Sebaiknya Anda baca juga:
Irfan menambahkan operasional haji 2026 secara nasional telah ditutup dan seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2027.
Menurut dia, berbagai evaluasi akan dilakukan, termasuk penataan embarkasi dan peningkatan kualitas pelayanan agar penyelenggaraan ibadah haji tahun depan semakin baik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!