Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Syarat Damai, Iran Tuntut AS Cabut Sanksi Ekspor Minyak

📅 Senin, 11 Mei 2026, 15:02 WIB | Oleh:
Syarat Damai, Iran Tuntut AS Cabut Sanksi Ekspor Minyak Doc: AFP/CN-STR

TEHERAN - Draf usulan terbaru Iran untuk poin perundingan dengan Amerika Serikat (AS) menyerukan penghentian segera konflik di semua lini, mendesak kepastian tidak akan ada lagi "agresi" terhadap Iran, dan menuntut pencabutan sanksi serta blokade angkatan laut AS.

"Usulan tersebut menyoroti perlunya mengakhiri perang segera, memberikan jaminan agar agresi terhadap Iran tidak terulang, dan beberapa isu lainnya dalam kerangka kesepakatan politik," demikian laporan kantor berita semiresmi Tasnim, Minggu (10/5), mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Selain itu, laporan tersebut juga menuntut jangka waktu 30 hari untuk AS mencabut sanksinya terhadap penjualan minyak Iran, dan membebaskan aset Iran yang dibekukan setelah kesepakatan awal tercapai.

AS dan Israel melakukan serangan gabungan terhadap Teheran dan kota-kota Iran lainnya pada 28 Februari, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, sejumlah pejabat senior Iran, dan warga sipil. Iran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan aset-aset AS di kawasan tersebut, serta memperketat kendali atas Selat Hormuz.

Gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai mulai berlaku pada 8 April, yang kemudian diikuti pembicaraan antara delegasi Iran dan AS di Islamabad, Pakistan, pada 11 dan 12 April yang berakhir tanpa kesepakatan. Blokade angkatan laut pun mulai diberlakukan AS di selat tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, kedua pihak dilaporkan saling bertukar usulan rencana yang menguraikan syarat-syarat penghentian konflik melalui Pakistan.

Sebelumnya pada Minggu, kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa respons Iran terhadap proposal terbaru AS telah dikirim ke Pakistan. Namun pada Minggu malam, Presiden AS Donald Trump menulis di platform Truth Social bahwa respons tersebut "sama sekali tidak dapat diterima." Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Tenun Sumba Berpotensi Besa...

PSIM Mempertahankan Empat Legiun Asing

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Mempertahankan Empat L...

Menteri Keuangan Sambangi PBNU

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Menteri Keuangan Sambangi PBNU

Diguncang Protes, Zelensky Pecat Panglima Angkatan Darat Ukraina

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Diguncang Protes, Zelensky ...
Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Temui Prabowo

Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Temui Prabowo

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.