Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hunian di Tepi Danau Laris Manis

📅 Jumat, 06 Des 2024, 19:41 WIB | Oleh:
Hunian di Tepi Danau Laris Manis Doc: ist
Ket. Kaster Havena Lakes dengan danau di dekatnya.

JAKARTA – Di tengah kondisi pasar properti yang cenderung melambat, peluncuran perdana Summarecon Tangerang diklaim mendapatkan antusiasme yang dari konsumen yang tersebar di Tangerang, Jakarta, dan kota-kota besar lainnya. Salah satunya ditandai dengan terjualnya satu unit rumah dari klaster Havena Lakes seharga 6,6 miliar rupiah.

“Hal ini menunjukkan bahwa minat dan kebutuhan akan hunian di Tangerang tetap besar dan menjadi pilihan menarik bagi keluarga muda maupun kelas menengah atas,” ujar Executive Director Summarecon Agung Tbk, Hindarko Hasan, melalui siaran pers pada hari Jumat (6/12).

Kaster Havena Lakes bersama dengan Briza Lakes merupakan hunian berorientasi ke danau yang eksklusif dapat diakses hanya oleh penghuni kedua klaster. Sama seperti semua klaster di Summarecon Tangerang dilengkapi dengan fasilitas keamanan 24 jam, one gate system, clubhouse yang dilengkapi dengan kolam renang, ruang terbuka hijau, infrastruktur kabel bawah tanah yang tertata rapi.

Havena Lakes merupakan kaster kelas menengah atas yang diperuntukkan bagi keluarga mapan. Dengan desain arsitektur yang mencerminkan kemapanan penghuninya. Desain ruang dalam rumah di Havena Lakes dengan high ceiling untuk aliran udara optimal, serta memiliki pilihan dengan lantai attic untuk menikmati pemandangan yang bebas dan indah.

Sedangkan klaster Briza Lakes dirancang untuk keluarga muda yang dinamis. Desain arsitektur rumah di Briza Lakes mengikuti trend arsitektur saat ini, dengan ruang-ruang dalam yang compact, efisien namun tetap nyaman dan pas untuk penghuninya. Juga dilengkapi dengan pilihan lantai attic sebagai skydeck untuk ruang bersantai. Club house di Briza Lakes tampil dengan ala beach club yang seru dan nyaman.

“Keberhasilan penjualan satu unit tersebut karena merek yang kuat dari Summarecon. Salah satu faktor lainnya adalah lokasi strategis Summarecon Tangerang yang hanya 200 meter dari Akses Tol Bitung, 15 menit dari Summarecon Serpong,” tambah Hindarko

Ia mengungkapkan, klaster Briza Lakes tahap 1 dan 2 telah terjual habis (sold out) hanya dalam waktu 5 jam pada peluncuran perdana pada 30 November 2024 di Summarecon Mall Serpong. Hal ini menunjukkan bahwa minat dan kebutuhan akan hunian di Tangerang tetap besar dan menjadi pilihan menarik bagi keluarga muda maupun kelas menengah atas.

Summarecon Tangerang kata Hindarko dikembangkan memiliki beragam fasilitas untuk meramaikan kawasan, diantaranya Summarecon Mall Tangerang serta beragam fasilitas komersial lainnya yang telah hadir. Kebutuhan akan gaya hidup, kesehatan, dan rekreasi bagi keluarga akan hadir dalam satu kawasan Summarecon Tangerang.

Dengan lokasi Summarecon Tangerang yang strategis, maka sangat mudah dan cepat untuk menjangkau fasilitas pendidikan yang ada di Summarecon Serpong seperti Sekolah Terpadu Pahoa dan Sekolah Islam Al Azhar di Summarecon Serpong dan fasilitas pendidikan di kawasan lainnya.

Summarecon Tangerang didesain sebagai kawasan yang dapat dengan nyaman diakses berjalan kaki (walkable township) sehingga penghuninya bisa hidup lebih sehat. Berjalan kaki ataupun bersepeda di Summarecon Tangerang akan sangat menyenangkan karena tersedia jalur terowongan khusus tanpa harus khawatir akan arus kendaraan saat melintasi Jalan Bulevar.

Summarecon Tangerang dirancang oleh konsultan masterplan Andrew Watkins dari JZMK. Dengan pendekatan berdasar desain yang kuat, dengan mengedepankan pengalaman, berorientasi estetika kawasan, dan sistem rekayasa air, lahirlah konsep 6 danau yang menjadi pusat dari Summarecon Tangerang serta menjadikan kawasan hunian ini berani mengusung tagar Summarecon Tangerang: Six Lakes, One Vibrant City.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.