Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inflasi Juni Memanas! Harga Bensin dan Tiket Pesawat Jadi Biang Kerok

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 14:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inflasi Juni Memanas! Harga Bensin dan Tiket Pesawat Jadi Biang Kerok Doc: ANTARA/ Pertamina Patra Niaga.
Ket. Ilustrasi - Petugas SPBU mengisi BBM ke kendaraan.

JAKARTA – Inflasi pada Juni menunjukkan tekanan yang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, mencerminkan mulai meningkatnya biaya hidup yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar dan tarif transportasi udara.

Lonjakan harga bensin tidak hanya berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga, tetapi juga berpotensi mendorong kenaikan biaya distribusi berbagai barang dan jasa.

Sementara itu, kenaikan tarif pesawat memperlihatkan tingginya permintaan perjalanan di tengah kapasitas yang terbatas.

Kondisi ini menjadi sinyal bahwa stabilitas harga masih menghadapi tantangan, sehingga pengendalian inflasi melalui kebijakan energi, transportasi, dan pasokan barang akan menjadi faktor penting untuk menjaga daya beli masyarakat.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa kenaikan harga bensin, tarif angkutan udara dan pelumas/ oli mesin menjadi pendorong utama inflasi bulanan Juni 2026 yang tercatat sebesar 0,44 persen (month to month/ mtm).

Angka tersbebut lebih tinggi dibandingkan catatan pada Mei 2026 ketika inflasi secara bulanan mencapai 0,28 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan bahwa tingkat inflasi kelompok transportasi tersebut tercatat sebesar 2,29 persen (month to month/mtm) dengan andil sebesar 0,28 persen pada Juni 2026.

“Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok transportasi antara lain bensin, tarif angkutan udara dan pelumas/oli mesin. Bensin memberikan andil inflasi tertinggi sebesar 0,21 persen. Selanjutnya, tarif angkutan udara memberikan andil inflasi 0,05 persen, sedangkan pelumas/oli mesin menyumbang 0,01 persen,” ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/7).

Pendorong inflasi bulanan Juni 2026 selanjutnya yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau yang tercatat inflasi sebesar 0,20 persen (month to month/mtm) dengan andil 0,06 persen

Dari kelompok ini, komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain bawang merah sebesar 0,04 persen, bawang putih sebesar 0,03 persen, beras sebesar 0,02 persen, serta wortel, ikan segar, minyak goreng, cabai merah, daging sapi dan cabai rawit masing-masing sebesar 0,01 persen.

Di sisi lain, terdapat beberapa komoditas dari kelompok makanan, minuman dan tembakau yang memberikan andil peredam inflasi alias mengalami deflasi.

Komoditas tersebut, di antaranya adalah daging ayam ras yang tercatat deflasi sebesar 0,06 persen, telur ayam ras deflasi sebesar 0,02 persen, serta sawi hijau dan ketimun masing-masing deflasi sebesar 0,01 persen.

Pada Juni 2026, Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami kenaikan secara bulanan menjadi sebesar 111,89 dari sebelumnya yang sebesar 111,40 pada Mei 2026, sehingga inflasi tercatat sebesar 0,44 persen (month to month/mtm).

Berdasarkan komponen, seluruh komponen mengalami inflasi bulanan pada Juni 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Wakil Wali Kota Harapkan Or...
Daerah
Menata Marwah Kawasan Gunun...
Nasional
Mulai 1 Juli, Ini Harga Per...
Presiden dan Wapres Tiba di Lokasi Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Presiden dan Wapres Tiba di Lokasi Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

01 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.