Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produksi Naik Tapi Tipis! BPS Ingatkan Waspada Cuaca di Triwulan II

📅 Senin, 04 Mei 2026, 16:08 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Produksi Naik Tapi Tipis! BPS Ingatkan Waspada Cuaca di Triwulan II Doc: istimewa
Ket. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras nasional pada Semester I 2026 mengalami peningkatan dibanding periode sama tahun lalu. Kenaikan ini sejalan dengan bertambahnya luas panen padi di berbagai sentra produksi

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras nasional pada Semester I 2026 mengalami peningkatan dibanding periode sama tahun lalu. Kenaikan ini sejalan dengan bertambahnya luas panen padi di berbagai sentra produksi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan total produksi beras Januari–Juni 2026 diperkirakan mencapai 19,31 juta ton. “Angka itu naik 0,05 juta ton atau 0,26 persen dari Semester I 2025 yang sebesar 19,26 juta ton,” kata Ateng, Senin (4/5).

Untuk Maret 2026, produksi beras diproyeksi 5,04 juta ton. Sementara potensi produksi April–Juni 2026 diperkirakan menyentuh 9,61 juta ton beras.

Dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG), total produksi padi Semester I 2026 diperkirakan 33,52 juta ton. Naik 0,09 juta ton atau 0,26 persen dibanding periode sama 2025. 

“Produksi GKG Maret 2026 diperkirakan 8,75 juta ton. Berdasarkan Survei KSA Maret 2026, potensi April–Juni 2026 mencapai 16,68 juta ton GKG,” jelas Ateng.

Jika dilihat dari Gabah Kering Panen (GKP), total produksi Januari–Juni 2026 diperkirakan 40,08 juta ton. Angka ini tumbuh 0,14 juta ton atau 0,35 persen dibanding Semester I 2025 sebesar 39,94 juta ton. 

Ateng merinci, produksi GKP Maret 2026 diperkirakan 10,48 juta ton, dengan potensi April–Juni 2026 sebesar 19,93 juta ton GKP.

Kenaikan produksi ditopang oleh bertambahnya luas panen. Total luas panen padi Januari–Juni 2026 diperkirakan 6,27 juta hektare, naik 0,01 juta hektare atau 0,22 persen dari tahun sebelumnya.

“Realisasi luas panen Maret 2026 sebesar 1,61 juta hektare. Potensi luas panen April–Juni 2026 diperkirakan 3,16 juta hektare,” ungkapnya.

Ateng menilai capaian ini menunjukkan produksi padi nasional masih konsisten terjaga. Fase panen pada triwulan kedua turut menopang angka produksi. 

“Meski begitu, ke depan kita tetap perlu waspadai faktor cuaca dan kondisi sumber daya air,” tutup Ateng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kemenbud Targetkan Seribu C...
Nasional
Menkes Usulkan agar Penderi...
Ekonomi
Pemerintah Gulirkan Stimulu...
Nasional
PT KAI Temukan 10.429 Baran...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.