Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Kerahkan 190 Penyuluh Guna Genjot Pertanian

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Kerahkan 190 Penyuluh Guna Genjot Pertanian Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika membuka Temu Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Bogor Tahun 2026 di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/6).

BOGOR - Sisi pertanian perlu terus digenjot untuk memperkuat ketahanan pangan. Ini termasuk dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pemkab Bogor mengandalkan 190 penyuluh pertanian swadaya bersertifikat untuk memperkuat pembangunan sektor pertanian dan meningkatkan daya saing hasilnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat membuka Temu Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Bogor Tahun 2026 di Cibinong, Selasa, menuturkan penyuluh pertanian menjadi ujung tombak dalam mendampingi petani. Hal itu terutama untuk menghadapi berbagai tantangan. Ini mulai dari perubahan iklim, alih fungsi lahan, regenerasi petani, perkembangan teknologi hingga dinamika pasar.

“Potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal. Penyuluh pertanian memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam mendampingi petani agar mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil pertanian, dan daya saing di pasar,” kata Ajat. Menurut Ajat, Kabupaten Bogor memiliki modal besar untuk mengembangkan sektor pertanian karena memiliki luas wilayah sekitar 3.000 kilometer persegi. Jumlah penduduk terbesar di Indonesia, serta posisi strategis sebagai daerah penyangga Jabodetabek.

Menurutnya, pemerintah daerah akan memperkuat kolaborasi antara penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha guna mendorong pertanian yang lebih modern dan berdaya saing. Salah satu upaya yang disiapkan yakni penyelenggaraan expo pertanian, festival pertanian, dan temu bisnis. Temu bisnis akan mempertemukan petani dengan pasar, hotel, pelaku usaha, serta investor agar hasil pertanian memiliki akses pasar lebih luas.

Selain memperluas pemasaran, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menilai regenerasi penyuluh pertanian perlu terus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan sektor pertanian. Saat ini Kabupaten Bogor memiliki 190 penyuluh pertanian swadaya yang telah mengantongi sertifikasi kompetensi. Para penyuluh tersebut juga telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat provinsi maupun nasional melalui pendampingan kepada petani dan pengembangan inovasi pertanian.

Ajat menyebutkan, Pemkab Bogor berharap peran penyuluh pertanian terus diperkuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.