Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Peternak Ayam Petelur Menjerit, Harga Telur Merosot di Tengah Kenaikan Harga Pakan.

28 Senin, 29 Jun 2026, 19:58 WIB | Oleh:

“Biaya produksi meningkat karena harga pakan naik cukup signifikan, sementara harga telur justru turun drastis. Itu yang membuat kami akhirnya mengadukan kondisi ini kepada pemerintah daerah,” terangnya.

Arif juga menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 37 peternak ayam petelur di Kotim dengan skala usaha yang beragam. Peternak kecil rata-rata memelihara sekitar 500 ekor ayam, sedangkan peternak terbesar memiliki populasi hingga sekitar 38 ribu ekor dengan tingkat produksi mencapai 90 hingga 95 persen.

Ia sendiri mengelola sekitar 6.500 ekor ayam petelur yang mampu menghasilkan sekitar 6.000 butir telur setiap hari. Meski pun, jika seluruh produksi peternak lokal digabungkan, jumlahnya baru mampu memenuhi sekitar 15 persen kebutuhan telur masyarakat Kotim.

Keterbatasan produksi tersebut menyebabkan pasokan telur dari Pulau Jawa masih mendominasi pasar Kotim. Akibatnya, perubahan harga dari daerah pemasok sangat mempengaruhi harga telur di tingkat distributor maupun peternak lokal.

"Kalau mengikuti HAP pemerintah di Jawa, harga di tingkat produsen Rp26.500 per kilogram dan di tingkat konsumen Rp30.000 per kilogram. Dulu harga normal kami sekitar Rp320 ribu sampai Rp330 ribu per ikat, tetapi sekarang kami terpaksa menjual sekitar Rp255 ribu per ikat karena kalau lebih tinggi agen tidak mau membeli," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Rentan Terkoreksi - 28 Oktober 2026

51 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Rentan Terkoreksi - ...
Olahraga
Pemain PSG Kvaratskhelia Su...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.