Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Turunkan Harga Gas Industri, Eddy Soeparno: Responsif Selamatkan Industri dan Pekerja

📅 Senin, 29 Jun 2026, 19:20 WIB | Oleh:
Prabowo Turunkan Harga Gas Industri, Eddy Soeparno: Responsif Selamatkan Industri dan Pekerja Doc: dok
Ket. Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno

JAKARTA - Wakil Ketua MPR  dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menyampaikan apresiasi terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan harga gas bagi sektor industri, setelah mendengarkan aspirasi yang disampaikan pelaku usaha dan kelompok buruh terkait tingginya biaya energi yang membebani dunia usaha.

Menurut Eddy Soeparno, langkah Presiden Prabowo menunjukkan kepemimpinan yang responsif terhadap persoalan riil yang dihadapi sektor industri nasional, khususnya industri padat karya yang selama beberapa waktu terakhir menghadapi tekanan biaya produksi akibat tingginya harga gas. 

Menurut Eddy, kebijakan tersebut juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah hadir untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan dunia usaha dan perlindungan terhadap tenaga kerja.  

“Keputusan Presiden Prabowo untuk menurunkan harga gas industri merupakan langkah strategis dan tepat waktu. Presiden mendengar secara langsung keluhan pelaku usaha yang menghadapi peningkatan biaya produksi, sekaligus memperhatikan kekhawatiran kelompok buruh terhadap ancaman pemutusan hubungan kerja,” jelasnya.

Kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap keberlangsungan industri nasional dan perlindungan lapangan kerja,” lanjut Eddy. 

Eddy menjelaskan, industri manufaktur merupakan salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional yang menyerap jutaan tenaga kerja. 

Oleh karena itu, menjaga daya saing industri melalui penyediaan energi dengan harga yang kompetitif menjadi faktor penting untuk mempertahankan produksi, investasi, dan kesempatan kerja.

“Ketika biaya energi dapat ditekan, perusahaan memiliki ruang yang lebih besar untuk mempertahankan operasional, menjaga tingkat produksi, dan menghindari langkah-langkah efisiensi yang berpotensi berdampak pada pekerja,” katanya.

“Dalam situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, keberanian mengambil langkah korektif seperti ini sangat penting untuk menjaga keberlangsungan industri nasional sekaligus melindungi jutaan pekerja Indonesia,” lanjutnya. 

Lebih jauh, Waketum PAN ini meyakini bahwa kebijakan menurunkan harga gas industri akan memberikan sinyal positif kepada investor bahwa Indonesia serius dalam menciptakan iklim usaha yang kompetitif. 

Apalagi, Eddy melanjutkan, kepastian biaya energi merupakan salah satu faktor penting dalam keputusan investasi, khususnya pada sektor manufaktur dan industri pengolahan yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Ketika dunia usaha melihat pemerintah hadir dan responsif terhadap persoalan yang mereka hadapi, maka kepercayaan akan meningkat. Kepercayaan inilah yang menjadi fondasi penting bagi investasi, ekspansi usaha, penciptaan lapangan kerja baru, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Eddy juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, maupun organisasi pekerja, untuk terus memperkuat dialog dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan.

“Kebijakan ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja duduk bersama mencari solusi, maka keputusan yang dihasilkan akan memberikan manfaat yang luas bagi bangsa,” 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.