Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar Geologi Prancis-Australia Teliti Keunikan Geosite Geopark Meratus, Perkuat Riset dan Promosi Geowisata Kelas Dunia

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 18:22 WIB | Oleh:
Pakar Geologi Prancis-Australia Teliti Keunikan Geosite Geopark Meratus, Perkuat Riset dan Promosi Geowisata Kelas Dunia Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Sejumlah pengunjung berada di puncak wisata Bukit Batu Langara di kawasan Geopark Meratus, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

BANJAR, KALIMANTAN SELATAN - Tim gemologi asal Australia dan Prancis meneliti potensi berlian serta warisan geologi kawasan Geopark Meratus, Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui kunjungan ke sejumlah geosite unggulan, termasuk Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, guna memperkuat riset dan promosi geowisata kelas dunia.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Tahura Sultan Adam Ainun Jariah saat dikonfirmasi di Banjar, Kamis (7/5), mengatakan peneliti meninjau langsung batu serpentinit atau batu kulit ular yang menjadi salah satu geosite penting Meratus dan berkaitan dengan proses pembentukan berlian Kalsel.

“Batu serpentinit sisik ular memiliki nilai ilmiah tinggi karena menjadi bukti sejarah terbentuknya Kalimantan dari dasar samudera purba yang membawa berbagai mineral bernilai ekonomi, seperti berlian dan batu ametis,” ujarnya.

Kunjungan diawali di kawasan Mandiangin melalui pemaparan mengenai kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta pengelolaan kawasan berbasis konservasi di Tahura Sultan Adam, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video profil di Geo Theater.

Rombongan peneliti turut meninjau area konservasi anggrek dan lokasi habituasi satwa sebagai bagian pengenalan upaya pelestarian flora dan fauna endemik Kalimantan, yang dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung fungsi edukasi wisata alam.

20260507181735_IMG_8447.jpeg

Tim gemologi asal Asutralia dan Prancis saat meneliti warisan geologi batu kulit ular bagian dari situs Geopark Meratus di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Antara/HO-BP Geopark Meratus

Perjalanan dilanjutkan menuju situs geologi Batu Serpentinit Sisik Ular yang memiliki tekstur unik dan nilai akademik penting dalam kajian geologi dunia, kemudian ditutup dengan kunjungan ke kawasan Pesanggrahan Belanda di Pegunungan Meratus.

Wakil Ketua Badan Pengurus (BP) Geopark Meratus Ali Mustafa mengatakan kunjungan gemolog asal Australia dan Prancis tersebut juga bertujuan meneliti jenis, karakteristik, serta pewarnaan berlian yang dihasilkan pertambangan tradisional di Kalsel.

Menurut dia, penelitian turut mencakup identifikasi sistem pertambangan tradisional intan di lokasi Pumpung, Gabin, dan Karang Intan, guna memperkuat dokumentasi ilmiah terhadap praktik pertambangan rakyat yang berlangsung turun-temurun.

“Kunjungan tersebut menjadi bagian promosi internasional untuk mengangkat keunikan berlian Kalimantan sebagai salah satu warisan geologi terbaik dunia, sekaligus memperkuat posisi Geopark Meratus sebagai destinasi geowisata dan pusat penelitian geologi berkelas dunia,” ujar Mustafa. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Tidak Simpel, Liga Putri In...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.