Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Curug Cikawah: Perpaduan Langka Air Terjun dan Kawah Belerang

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 07:13 WIB | Oleh:

Tidak seperti air terjun pada umumnya, Curug Cikawah memiliki kolam air hangat yang biasanya dijadikan tempat untuk berendam. Suhu tersebut membuat air di kolam ini sangat cocok untuk relaksasi, serta membantu menghilangkan pegal-pegal atau gatal-gatal di badan.

Di sekitar curug, pengunjung dapat beristirahatt sambil menikmati panorama alam yang masih asri. Bebatuan besar yang tersebar di sekitar lokasi sering dimanfaatkan sebagai tempat duduk untuk menikmati pemandangan atau mengabadikan momen melalui kamera.

Surga bagi Pemburu ­Konten Alam

Bagi para pencinta fotografi, Curug Cikawah menawarkan banyak sudut menarik. Lanskap yang terbentuk dari perpaduan hutan tropis, aliran sungai, air terjun, serta kawah belerang menciptakan komposisi visual yang sangat fotogenik.

Pada pagi hari, ketika sinar matahari mulai menembus celah pepohonan dan menyinari kepulan uap sulfur, kawasan ini menghadirkan pemandangan yang dramatis. Efek cahaya alami (ray of light) tersebut sering menjadi incaran para fotografer lanskap.

Tidak heran jika Curug Cikawah semakin dikenal melalui media sosial. Banyak wisatawan membagikan foto-foto eksotis yang memperlihatkan suasana unik kawasan ini, sehingga menarik minat pengunjung baru untuk datang dan merasakan pengalaman serupa.

Selain menyimpan keindahan geologi, kawasan Curug Cikawah juga merupakan habitat berbagai jenis flora dan fauna khas pegunungan Jawa Barat. Vegetasi yang tumbuh di sepanjang jalur trekking masih relatif terjaga karena lokasinya berada di kawasan yang belum terlalu padat oleh aktivitas wisata.

Pepohonan besar, pakis hutan, lumut yang menempel pada bebatuan, hingga berbagai jenis tanaman liar menambah kesan alami selama perjalanan. Udara yang lembap dan sejuk menciptakan lingkungan yang mendukung keberlangsungan ekosistem tersebut.

Musim kemarau menjadi waktu yang paling direkomendasikan untuk mengunjungi Curug Cikawah. Pada periode ini, jalur trekking cenderung lebih aman karena tidak terlalu licin, sementara pemandangan kawah dan air terjun dapat dinikmati dengan lebih jelas.

Meski demikian, kawasan ini tetap memiliki daya tarik tersendiri saat musim hujan. Debit air terjun biasanya meningkat sehingga terlihat lebih megah. Namun, pengunjung perlu lebih berhati-hati karena jalur menuju lokasi menjadi lebih menantang.

Datang pada pagi hari juga menjadi pilihan yang ideal saat berkunjung ke Curug Cikawah. Selain cuaca yang masih sejuk, wisatawan dapat menikmati suasana yang lebih tenang sebelum kawasan mulai ramai oleh pengunjung. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau

Gerakan Pasar Ikan Murah Akan Digelar Pemprov Kaltim Berkala, Upaya Tekan "Stunting" di Berau

23 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.