Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekerja Migran Kian Jadi Andalan Devisa, Remitansi 2025 Tunjukkan Tren Positif

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pekerja Migran Kian Jadi Andalan Devisa, Remitansi 2025 Tunjukkan Tren Positif Doc: ANTARA/ Sugiharto Purnama
Ket. Ilustrasi-Seorang pekerja migran (PMI) asal Lombok memikul buah sawit pada kawasan perkebunan kelapa sawit di Selangor, Malaysia.

JAKARTA – Remitansi para pekerja migran Indonesia (PMI) memiliki peran strategis dalam perekonomian karena menjadi sumber devisa yang stabil sekaligus menopang kesejahteraan jutaan keluarga di daerah asal.

Aliran dana dari luar negeri tidak hanya meningkatkan konsumsi rumah tangga, tetapi juga dapat mendorong investasi produktif pada sektor usaha, pendidikan, dan perumahan.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, remitansi cenderung lebih tahan terhadap gejolak dibandingkan beberapa sumber devisa lainnya, sehingga berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Oleh karena itu, penguatan perlindungan PMI dan peningkatan literasi keuangan keluarga penerima remitansi menjadi penting agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat lebih optimal dan berkelanjutan.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyoroti kenaikan signifikan remitansi dari para pekerja migran Indonesia (PMI) pada 2025 sehingga berdampak terhadap perekonomian nasional.

"Menurut data dari Bank Indonesia, Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia, remitansi pekerja migran Indonesia meningkat secara konsisten dari 2023 hingga 2025," kata Mukhtarudin di Jakarta, Rabu (24/6).

Jumlah total remitansi yang masuk ke Indonesia, kata dia, naik dari Rp220 triliun pada 2023 menjadi Rp253 triliun pada 2024, kemudian mencapai Rp288 triliun pada 2025.

Kenaikan dari 2024 ke 2025 adalah sebesar 14 persen, sementara secara kumulatif dalam tiga tahun tumbuh hingga 30,8 persen, kata Menteri P2MI itu lebih lanjut.

Mukhtarudin mengatakan, remitansi dari pekerja migran Indonesia menggerakkan ekonomi nasional melalui kontribusinya sekitar 1,2 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Pengiriman uang para PMI di luar negeri kepada keluarga mereka di dalam negeri itu juga memberikan dampak pengganda melalui konsumsi rumah tangga, dan secara konsisten menyumbang tambahan output nasional antara Rp42 triliun-Rp46 triliun per tahun. Remitansi tersebut dinilai juga akan memperkuat devisa negara.

"Sebagai perbandingan, remitansi pada 2025 mencapai sekitar 11 persen, atau sekitar 1/9 dari cadangan devisa sebesar 156,5 miliar dolar AS," katanya.

Sementara itu, selain menyampaikan kenaikan signifikan remitansi dari para PMI, Mukhtarudin juga menyampaikan perkembangan program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi wirausaha purna pekerja migran Indonesia (PPMI) dan keluarganya.

Dia mengatakan penyaluran tersebut umumnya menggunakan skema KUR mikro karena secara sistem perbankan penyalurannya tercatat sebagai bagian dari KUR mikro umum kepada masyarakat.

"Saat ini, sistem perbankan belum menerapkan tagging khusus untuk kategori purna pekerja migran Indonesia, sehingga penyalurannya masih tercatat sebagai KUR umum," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Luar Negeri
Kolombia Digoyang Gempa M 7...

Gempa Bumi Magnitude 7,4 Guncang Kolombia Sedikitnya 20 Orang Tewas

45 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gempa Bumi Magnitude 7,4 Gu...
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.