Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari

25 Selasa, 23 Jun 2026, 14:57 WIB | Oleh:

Meskipun usia dan genetika tidak dapat diubah, beberapa faktor risiko Alzheimer dapat diubah. "Ya, ada faktor risiko penyakit Alzheimer yang dapat dimodifikasi," kata Dr. Tripathi. "Yang terpenting termasuk tekanan darah, diabetes, obesitas, apnea tidur obstruktif, dan insomnia. Semua ini adalah faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan sebagian besar bergantung pada gaya hidup."

Komisi Lancet tahun 2024 tentang Pencegahan Demensia mengidentifikasi hipertensi, obesitas, diabetes, kurangnya aktivitas fisik, dan gangguan pendengaran sebagai faktor-faktor penting yang dapat dimodifikasi dan terkait dengan risiko demensia. Bukti yang semakin banyak juga menunjukkan bahwa gangguan tidur merupakan faktor penting yang berkontribusi.

Apnea tidur obstruktif, suatu kondisi di mana pernapasan berulang kali berhenti selama tidur, telah dikaitkan dengan penurunan kognitif dan peningkatan risiko demensia dalam beberapa penelitian.

Lebih dari Sekadar Kesehatan Otak

Manfaat tidur tidak hanya terbatas pada daya ingat dan kognisi. Dokter tersebut mencatat bahwa tidur juga memainkan peran penting dalam produksi energi seluler. "Tidur sangat penting untuk energi dan aktivitas keesokan harinya karena meningkatkan efisiensi mitokondria. Selama tidur, mitokondria meregenerasi diri, membantu mempersiapkan tubuh untuk kebutuhan energi keesokan harinya," kata Dr. Tripathi.

Meskipun mekanisme pastinya masih terus dipelajari, para peneliti sepakat bahwa tidur sangat penting untuk menjaga fungsi metabolisme, kesehatan kekebalan tubuh, pengaturan emosi, dan kinerja kognitif.

Seberapa Banyak Tidur yang Sebenarnya Anda Butuhkan?

Sebagian besar ahli merekomendasikan agar orang dewasa menargetkan tidur tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Menurut Dr. Tripathi, "Tidur tujuh hingga delapan jam adalah hal yang mutlak. Itu sangat penting."

Kebiasaan tidur yang baik meliputi:

  • Menjaga jadwal tidur yang konsisten
  • Batasi paparan layar sebelum tidur
  • Hindari kafein di penghujung hari
  • Menjaga kamar tidur tetap sejuk, gelap, dan tenang
  • Berolahraga secara teratur
  • Mencari pengobatan untuk gangguan tidur seperti sleep apnea

Kurang tidur di usia 40-an dan 50-an mungkin tampak tidak berbahaya saat ini, tetapi semakin banyak bukti menunjukkan bahwa hal itu dapat memiliki konsekuensi jangka panjang bagi kesehatan otak. Tidur nyenyak memainkan peran penting dalam membersihkan protein beracun yang terkait dengan penyakit Alzheimer, mendukung pembentukan memori, dan menjaga fungsi kognitif secara keseluruhan.

Meskipun tidak ada satu faktor pun yang menentukan apakah seseorang akan terkena demensia, memprioritaskan tidur mungkin menjadi salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk melindungi kesehatan otak jangka panjang. Seperti yang ditekankan para ahli, tidur bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan biologis yang membantu menjaga tidak hanya energi dan suasana hati, tetapi juga otak yang tangguh untuk tahun-tahun mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.