Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Airlangga: Jepang Berperan Penting Bangun Ekosistem Industri Otomotif Indonesia

25 Kamis, 12 Mar 2026, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Airlangga: Jepang Berperan Penting Bangun Ekosistem Industri Otomotif Indonesia Airlangga: Jepang Berperan Penting Bangun Ekosistem Industri Otomotif Indonesia Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) dan Executive Acting Secretary-General dari Liberal Democratic Party Koichi Hagiuda (kanan) di Tokyo, Jepang, Rabu (11/3).

Jakarta - Pemerintah Indonesia memperkuat kemitraan strategis dengan Jepang untuk mendorong pengembangan industri, percepatan transisi energi, hingga penguatan rantai pasok global.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/3), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Jepang memiliki peran penting dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia.

“Dalam sektor otomotif, Jepang selama ini berperan penting dalam membangun ekosistem industri otomotif di Indonesia. Saat ini Indonesia tidak hanya memiliki pasar domestik, tetapi juga telah berkembang sebagai basis produksi otomotif yang mengekspor kendaraan ke lebih dari 70 negara,” ujar Airlangga.

Pihaknya juga mengapresiasi kontribusi investasi Jepang dalam pengembangan industri otomotif nasional.

Ke depan, pemerintah akan terus menjaga iklim investasi melalui peningkatan daya saing industri komponen otomotif, terutama pada tier 2 dan tier 3.

Hal ini guna memperkuat rantai pasok industri sekaligus mendorong lahirnya merek otomotif berskala global.

Dalam pertemuan dengan Executive Acting Secretary-General dari Liberal Democratic Party Koichi Hagiuda di Tokyo, Rabu (11/3), Hagiuda menyampaikan dukungan terhadap langkah Indonesia dalam mengembangkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Pengembangan itu termasuk implementasi program biodiesel B40 serta rencana pengembangan E20 pada 2028.

Industri otomotif Jepang disebut siap menyesuaikan diri dengan arah kebijakan pemerintah Indonesia dalam mendukung agenda transisi energi di sektor transportasi.

Selain sektor otomotif, kerja sama kedua negara juga berkembang dalam pengembangan energi baru dan terbarukan melalui kerangka Asia Zero Emission Community (AZEC).

Sejumlah proyek telah mencapai tahap financial closing dan sedang berlanjut, di antaranya pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi Muara Laboh di Sumatera Barat, proyek waste-to-energy Legok Nangka di Jawa Barat, serta proyek pembangkit listrik tenaga air di Kalimantan Utara.

Lebih lanjut, kedua pihak turut membahas peluang kerja sama di sektor industri strategis ke depan, termasuk melalui peran Japan Organization for Metals and Energy Security (JOGMEC).

Lembaga yang dibentuk oleh Sanae Takaichi tersebut diharapkan dapat memperluas kolaborasi pengembangan sumber daya dan industri antara Jepang dan Indonesia.

Jepang juga melihat potensi besar Indonesia dalam memperkuat sektor economic security, termasuk dalam pengembangan rantai pasok industri teknologi seperti semikonduktor.

"Pertemuan Indonesia dan Jepang ini menegaskan semakin eratnya kemitraan kedua negara dalam mendukung pengembangan sektor-sektor strategis," kata Menko Airlangga

"Ke depan, kolaborasi keduanya diharapkan dapat terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta pengembangan industri yang semakin kompetitif," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.