Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPK: 19 Orang Diamankan dalam OTT Bupati Lombok Barat

2 Selasa, 21 Jul 2026, 17:55 WIB | Oleh:
KPK: 19 Orang Diamankan dalam OTT Bupati Lombok Barat KPK: 19 Orang Diamankan dalam OTT Bupati Lombok Barat Doc: RRI/Chairul Umam
Ket. Jubir KPK, Budi Prasetyo

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (20/7). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 19 orang, termasuk Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini.

Jubir KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tujuh orang yang diamankan akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Tim mengamankan 19 orang, kemudian tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Budi.

Selain Bupati Lombok Barat, pihak yang diamankan berasal dari unsur Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan pihak swasta. Namun, Budi tak mengungkap identitas pihak tersebut.

"Ada dari pihak Pemkab Lombok Barat dan juga ada beberapa dari pihak swasta. Nanti yang dibawa ke Jakarta sesuai kebutuhan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar dia.

KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai pecahan rupiah senilai ratusan juta rupiah. Serta, sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

"Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan barang bukti. Di antaranya dalam bentuk uang tunai dalam pecahan rupiah dan juga beberapa dokumen yang diduga terkait dalam perkara ini," ujar Budi.

Ia menjelaskan, perkara yang sedang didalami diduga berkaitan dengan penerimaan yang dilakukan Bupati Lombok Barat. Khususnya, terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

"Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati. Terkait proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," kata dia.

Budi mengungkapkan, Bupati Lombok Barat diamankan pada pagi hari di rumah dinasnya. Sementara itu, pihak lain ditangkap di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Lombok Barat.

"Yang pasti Bupati diamankan pagi hari di rumah dinas yang bersangkutan. Kemudian pihak-pihak lain juga diamankan di sejumlah lokasi di wilayah Lombok Barat," ujar dia.

KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tersebut. Hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Denda buang sampah sembarangan di Ternate

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Denda buang sampah sembaran...

Magelang Ethno Carnival 2026

1 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Magelang Ethno Carnival 2026

Kecelakaan truk molen di Kota Bekasi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Kecelakaan truk molen di Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.