Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kesaksian Robohnya SDN Kebayoran Lama 09 saat Pilkada, Ini Cerita dari Para Orang Tua

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 17:08 WIB | Oleh:
Kesaksian Robohnya SDN Kebayoran Lama 09 saat Pilkada, Ini Cerita dari Para Orang Tua Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Ket. Orang tua siswa memberikan kesaksian soal robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).

JAKARTA - Orang tua siswa memberikan kesaksian soal robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, saat Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024 berlangsung.

"Awalnya ya itu kejadian kan pas libur Pilkada. Jadi nggak ada yang tahu, penjaga sekolah pun nggak ada yang tahu. Warga sekitar aja yang tahu awalnya itu pagi hari sekitar jam 06.30 WIB. Nggak ada angin, nggak ada hujan, tiba-tiba roboh," kata salah satu orang tua siswa, Evi Afrida kepada wartawan di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta, Selasa (21/7).

Saat itu terjadi hujan deras turun di sore hari hingga gedung sekolah itu perlahan roboh. Dari kejadian tersebut memang tak ditemukan korban jiwa. Namun, orang tua tentu merasa resah jika gedung itu semakin ambruk hingga membahayakan banyak orang.

Sejak itu, orang tua terus meminta kejelasan kepada pihak sekolah, namun belum ada kepastian hingga kini.

"Ya dari sekolah sih sudah menindaklanjuti, lapor ke Dinas sudah, sudah lapor itu. Cuman memang sampai saat ini belum ada kepastian tindak lanjut," katanya.

Dia berharap Pemerintah Provinsi DKI membantu sekolah agar bisa dibangun kembali menjadi lebih baik dan nyaman bagi para siswa. Terlebih, kegiatan mengaji menjadi tertunda karena peristiwa tersebut.

"Karena kan sekarang masuknya siang, jadi anak-anak yang tadinya ngaji sekarang jarang yang ngaji. Sudah dua tahun tidak ngaji lagi gitu," katanya.

Empat kelas dan satu ruangan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan tepatnya Jalan K.H. Ismail telah roboh selama dua tahun atau sejak 2024.

Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pukul 09.08 WIB, gerbang masuk sekolah nampak digembok dan dibukakan seorang satpam untuk bisa masuk.

Suasana di sekolah nampak lengang dan tak ada aktivitas antara guru bersama siswa. Padahal, sekolah itu terdapat di dalam kawasan pemukiman warga.

Terlihat robohan bangunan di sebelah kanan sekolah mulai dari atap genteng dan tiang penyangga berjatuhan menimpa peralatan sekolah seperti lemari, meja dan bangku. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.