Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Itera Mengembangkan Pusat Riset Biodiversitas Jamur Nusantara

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 18:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Itera Mengembangkan Pusat Riset Biodiversitas Jamur Nusantara Doc: Antara
Ket. Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha (dua dari kanan) meresmikan Taman Cendawan Provinsi Lampung, Jumat (19/6/2026).

Bandarlampung - Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengembangkan Taman Cendawan di kawasan Kebun Raya Itera sebagai pengembangan pendidikan, riset, dan konservasi keanekaragaman hayati.

"Kehadiran taman ini menjadi salah satu inovasi unggulan Itera dalam memperkenalkan dunia fungi kepada masyarakat sekaligus mendukung pelestarian biodiversitas Indonesia," kata Rektor Itera, Prof Dr I Nyoman Pugeg Aryantha di sela peresmian Taman Cendawan Itera di Lampung, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa Taman Cendawan Itera dirancang bukan sekadar sebagai area koleksi jamur, tetapi sebagai wahana edukasi yang memperlihatkan keindahan, keunikan, serta peran penting jamur dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis.

"Keberadaan jamur sering kali luput dari perhatian, padahal organisme tersebut memiliki fungsi vital sebagai dekomposer yang menguraikan kayu lapuk dan serasah, mengembalikan unsur hara ke tanah, serta mendukung keberlanjutan kehidupan tumbuhan dan satwa," katanya.

Ia mengatakan saat ini Taman Cendawan Itera mengoleksi puluhan jenis jamur dari berbagai wilayah di Sumatera, khususnya Lampung.

"Beberapa di antaranya adalah jamur kuping yang dikenal sebagai pangan bergizi, Ganoderma yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional, hingga jamur unik king alfred’s cake atau jamur batu bara yang dapat digunakan sebagai pemantik api setelah dikeringkan," kata dia.

Ia mengatakan koleksi tersebut tumbuh pada berbagai substrat alami, seperti kayu lapuk dan serasah, sehingga pengunjung dapat mempelajari langsung habitat dan karakteristik masing-masing spesies. Kemudian, jamur juga memiliki peran penting dalam hubungan simbiosis dengan tumbuhan melalui mikoriza.

"Hubungan tersebut membantu akar tanaman menyerap air dan nutrisi secara lebih optimal, sehingga mendukung produktivitas dan kesehatan ekosistem hutan. Karena itu, Taman Cendawan Itera diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya fungi sebagai bagian dari keberlanjutan sumber daya hayati Indonesia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.