Australia Jadi Tujuan Utama Ekspor Papua Juli 2026, Komoditas Apa yang Paling Laris?
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 05:05 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAYAPURA - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat negara Australia menjadi tujuan utama ekspor dari Provinsi Papua pada Juli dengan nilai ekspor ke negara tersebut mencapai 2.610,88 ribu dollar AS atau menyumbang sebesar 68,39 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi Papua, Akhmad Jaelani di Jayapura, Selasa mengatakan, tujuan ekspor disusul Papua Nugini berada di posisi kedua dengan nilai ekspor 458,23 ribu dolar AS atau 12 persen, kemudian Selandia Baru sebesar 392,71 ribu dolar AS atau 10,29 persen.
"Total ekspor ke tiga negara ini mendominasi sebagian besar pasar luar negeri produk Papua," katanya.
Menurut Akhmad, ekspor Papua pada Juli 2026 tercatat 3.817,42 ribu dolar AS. Di mana capaian tersebut menurun 45,80 persen dibandingkan nilai ekspor pada bulan sebelumnya yang mencapai 7.042,63 ribu dolar AS.
"Kalau dilihat berdasarkan jenisnya, ekspor Papua pada Juli masih didominasi komoditas nonmigas dengan kontribusi 99,87 persen, sedangkan migas sebesar 0,13 persen," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di menjelaskan dan dilihat dari jenisnya, ekspor Papua pada bulan Juli didominasi oleh ekspor nonmigas sebesar 99,87 persen, sedangkan ekspor migas hanya berkontribusi sebesar 0,13 persen.
"Secara rinci, ekspor nonmigas Papua pada Juli 2026 terdiri dari golongan kayu dan barang dari kayu (HS44) senilai 3.359,13 ribu dollar AS serta komoditas nonmigas lainnya sebesar 453,38 ribu dollar AS, sementara itu, nilai ekspor migas tercatat sebesar 4,91 ribu dollar AS," katanya lagi.
Di menambahkan secara akumulatif, selama Januari-Juli 2026, Papua telah membukukan ekspor sebesar 35,796,33 ribu dolar AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!