Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia-Tiongkok Jajaki Kerja Sama Pengembangan Pusat Pengobatan Tradisional

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 08:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia-Tiongkok Jajaki Kerja Sama Pengembangan Pusat Pengobatan Tradisional Doc: Kemenbud
Ket. Menteri Kebudayaan saat melakukan pertemuan dengan Chairman of China State Construction International Holdings Limited (CSCI), Gao Bo di Jakarta.

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan Indonesia melakukan penjajakan kerja sama dengan China State Construction International Holdings Limited terkait perluasan kolaborasi, salah satunya pengembangan pusat pengobatan tradisional di Indonesia.

Menteri Kebudayaan FadlinZon menilai bahwa pusat pengobatan tradisional nantinya bukan hanya menjadi fasilitas kesehatan, namun juga dapat menunjukkan ekspresi budaya kepada masyarakat luas.

“Kami sangat menyambut baik gagasan pembangunan pusat pengobatan tradisional di Indonesia. Seperti yang kita tahu, salah satu bagian dari pengobatan tradisional yakni jamu atau Wellness Culture merupakan ekspresi budaya yang telah diinkripsi sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO,” ungkap Menbud dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis (19/6).

Fadli menjelaskan bahwa kerja sama lingkup konstruksi antara Indonesia dan RRT memiliki potensi besar yang dapat diwujudkan dalam bidang rekonstruksi bangunan budaya dan sejarah.

“Kerja sama pembangunan dan revitalisasi bangunan bersejarah dapat menjadi poin utama kerja sama bilateral ini. Di bidang kebudayaan, termasuk di antaranya penataan kota lama atau kota tua di berbagai daerah Indonesia sangat potensial. Gagasan ini bisa kita eksplorasi lebih lanjut dengan stakeholder, kementerian dan lembaga Indonesia lain,” imbuh Fadli.

Chairman of China State Construction International Holdings Limited (CSCI), Gao Bo menyebutkan bahwa kerja sama bilateral tidak hanya berfokus pada penguatan infrastruktur, namun juga pembangunan sumber daya manusia dengan berbasis kebudayaan.

“Selain desain, konsep, dan perencanaan, sebuah pembangunan juga harus mengetahui karakteristik budaya lokal kawasan tersebut," katanya.

Fadli pun menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan dalam memajukan ekosistem budaya melalui pembangunan infrastruktur hingga revitalisasi warisan sejarah secara berkelanjutan.

Pertemuan strategis ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan RRT, sekaligus memperkokoh pelestarian warisan budaya bangsa melalui pendekatan modern yang dapat diwariskan kepada generasi masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.