Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PKK Makassar Perkuat Pemberdayaan Keluarga untuk Wujudkan Kota Unggul

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 07:50 WIB | Oleh:
PKK Makassar Perkuat Pemberdayaan Keluarga untuk Wujudkan Kota Unggul Doc: antara foto
Ket. Tim Penggerak PKK Makassar

MAKASSAR - Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Sulawesi Selatan,  menyosialisasikan Gelari Pelangi untuk mengoptimalkan program pemberdayaan keluarga melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kota unggul, inklusif, dan berkelanjutan.

Sekretaris TP PKK Makassar Faridah Kadir di Makassar, Kamis (23/4), mengatakan Gelari Pelangi merupakan bagian dari program unggulan TP PKK khususnya Pokja II untuk mengoptimalkan program pemberdayaan keluarga.

“Acara Gelari Pelangi ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari upaya kami dalam mewujudkan Kota Makassar yang lebih unggul, inklusif, dan berkelanjutan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya untuk ibu-ibu rumah tangga, tetapi juga untuk seluruh keluarga di Makassar,” ujarnya.

Faridah mengungkapkan kegiatan tersebut  juga memberikan ruang untuk lebih memperkenalkan berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan oleh TP PKK, terutama dalam pemberdayaan ekonomi keluarga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Program seperti pembinaan UMKM, peningkatan keterampilan, dan pengembangan sektor ekonomi lainnya, menjadi fokus utama dalam mewujudkan tujuan tersebut.

“Kami percaya, dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa menciptakan perubahan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan,” katanya.

Ketua Pokja III TP PKK Makassar Indrawaty, menjelaskan beberapa program prioritas yang menjadi fokus adalah pemberdayaan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan BKB (Bina Keluarga Balita).

“Di tahun ini kami fokus pada pembinaan PAUD dan BKB. Kami berharap program ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di Kota Makassar, serta memberikan dukungan yang lebih baik kepada keluarga yang memiliki balita,” ucapnya.

Selain itu Indrawaty juga menyoroti pentingnya pembinaan UMKM dalam mendorong peningkatan ekonomi keluarga.

“Selama setahun terakhir kami telah mendampingi lebih dari 150 UMKM dari berbagai kelurahan di Makassar. Dari produk yang awalnya sederhana, kini banyak yang sudah memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha), PRT (Pendaftaran Rencana Tempat Usaha), dan bahkan produk halal,” katanya.

Indrawaty menegaskan  TP PKK terus berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dan mendorong tumbuhnya usaha yang dapat berkontribusi pada perekonomian keluarga.

"Kami akan terus melakukan pembinaan dan mendorong lebih banyak UMKM, terutama yang berada di kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok marginal lainnya,” ucap Indrawaty.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.