Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sapi Bali Jadi Jenis Ternak Unggulan di Papua Pegunungan.

📅 Senin, 25 Mei 2026, 16:08 WIB | Oleh:
Sapi Bali Jadi Jenis Ternak Unggulan di Papua Pegunungan. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Papua Pegunungan drh Ribka Elopere diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan setempat menyebut jenis sapi Bali yang dominan dipelihara dan dikembangbiakkan di wilayah Papua Pegunungan.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Papua Pegunungan drh Ribka Elopere di Wamena, Senin mengatakan rata-rata sapi yang dikembangbiakkan atau dipelihara oleh masyarakat di daerah ini adalah jenis sapi Bali.

“Jenis sapi Bali paling banyak dipelihara oleh masyarakat di daerah Papua Pegunungan karena perawatannya yang mudah, dibanding dengan jenis sapi lainnya,” katanya.

Menurut dia, jenis sapi Bali memiliki berat badan berkisar 500 kilogram hingga 700 kilogram, dan termasuk jenis sapi dengan ukuran terkecil.

“Berat sapi Bali itu diantaranya 500 kilogram hingga 700 kilogram, yang ada saat ini di Jayapura maupun Papua Pegunungan lainnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto itu dipilih jenis sapi Bali yang berada di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

“Jadi bantuan hewan kurban presiden itu dibeli dari sapi di wilayah Papua Pegunungan yaitu sapi Bali yang memiliki berat 500 kilogram hingga 700 kilogram. Dan setiap kabupaten di Papua Pegunungan memperoleh dua sapi bantuan presiden,” katanya.

Dia menambahkan  kondisi kesehatan hewan kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto telah dilakukan pemeriksaan yang baik sesuai standar operasional prosedur.

“Bantuan hewan kurban presiden telah dilakukan penyerahan secara simbolis oleh bapak Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dan saat ini telah mulai didistribusikan.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.