Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah dan Otorita Perkuat Literasi Pendidikan Dasar di IKN

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah dan Otorita Perkuat Literasi Pendidikan Dasar di IKN Doc: Antara
Ket. Seorang guru SD di IKN bertanya kepada murid tentang makna gambar di buku pelajaran siswa.

NUSANTARA - Pemerintah Pusat bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Program INOVASI Kemitraan Pemerintah Indonesia-Australia bidang pendidikan, memperkuat literasi pendidikan dasar di IKN untuk meningkatkan pemahaman teks serta kemampuan konsep bilangan.

“Program penguatan literasi dan numerasi yang dilaksanakan sejak 2024 telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sejumlah SD dampingan,” ujar Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimuddin di Nusantara, beberapa hari lalu.

Ia menjelaskan hal paling penting dari program ini bukan hanya meningkatnya kemampuan literasi dan numerasi murid, tetapi juga terjadinya perubahan cara guru mengajar, cara kepala sekolah memimpin, serta pola pengawas sekolah mendampingi satuan pendidikan dalam melakukan perbaikan.

Melalui program ini, katanya, guru didorong memahami kebutuhan belajar setiap anak, menggunakan asesmen sebagai dasar pengambilan keputusan pembelajaran, serta menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.

Kepala sekolah dan pengawas, katanya, semakin berperan aktif sebagai pemimpin pembelajaran yang fokus pada peningkatan mutu saat proses belajar mengajar.

Hasil dari program literasi dan numerasi ini, katanya, pada Kamis (11/6), dilakukan Gelar Karya Peningkatan Mutu Pembelajaran Sekolah Dasar di IKN, dengan menggandeng Kemendikdasmen dan Program INOVASI Kemitraan Pemerintah Indonesia-Australia.

Gelar karya ini sarana berbagi praktik baik tentang peningkatan mutu pembelajaran yang telah diterapkan di sekolah-sekolah dasar wilayah Sepaku, sekaligus memperkuat kolaborasi pengembangan pendidikan dasar di IKN.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen Nunuk Suryani menilai praktik baik di sekolah dampingan di Sepaku menunjukkan hasil konkret dalam peningkatan literasi dan numerasi peserta didik.

“Keberhasilan program tidak hanya dilihat dari pelatihan guru, tetapi dari dampaknya terhadap hasil belajar anak. Pendampingan yang intensif terhadap guru, kepala sekolah, dan pengawas menunjukkan hasil signifikan dalam waktu relatif singkat,” katanya.

Kepala Badan Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin menegaskan pembangunan IKN perlu diiringi dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan yang berkualitas. “Penguatan literasi dan numerasi menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi yang mampu berpikir kritis, memecahkan masalah, dan beradaptasi terhadap tantangan masa depan,” katanya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hujan Deras Lumpuhkan Pakis...

Visinema Siapkan Sekuel Film "Jumbo"

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Visinema Siapkan Sekuel Fil...
Tekan Inflasi Biaya Kesehatan, Kemenkes Rombak Sistem Akreditasi Rumah Sakit dan Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat

Tekan Inflasi Biaya Kesehatan, Kemenkes Rombak Sistem Akreditasi Rumah Sakit dan Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.