Wagub Sulteng Tinjau Lokasi Gempa M 6,7 di Nokilalaki Sigi, Pastikan Logistik Aman
📅 Rabu, 17 Jun 2026, 01:20 WIB | Oleh: AlfredSIGI - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Reny A. Lamadjido meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Langkah taktis ini dilakukan guna memastikan penanganan darurat dan penyaluran logistik berjalan cepat setelah bencana tersebut merenggut satu korban jiwa serta merusak ratusan bangunan di sejumlah wilayah.
Dalam kunjungan tersebut, Wagub Reny melihat kondisi permukiman warga yang terdampak gempa serta berdialog dengan masyarakat untuk mendengarkan kebutuhan yang paling mendesak.
“Kehadiran kami di lapangan untuk melihat langsung kondisi masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, serta memastikan seluruh proses penanganan darurat berjalan dengan baik,” ujarnya di Sigi, Selasa.
Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus melakukan langkah penanganan di berbagai sektor untuk memastikan penanganan dampak bencana berjalan optimal.
Ia mengatakan pemerintah provinsi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah terus bergerak cepat dengan mengerahkan alat berat, mendirikan tenda darurat, menyalurkan bantuan logistik, serta menyiapkan dapur umum bagi warga terdampak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, pemerintah juga memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan selama masa tanggap darurat.
Reny mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, aparat keamanan, dan berbagai instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak gempa di wilayah terdampak.
Ia menegaskan pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat hingga proses pemulihan pascabencana.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan seluruh bantuan yang diperlukan dapat tersalurkan dengan baik,” katanya.
Berdasarkan parameter data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di darat pada koordinat 1,03 derajat Lintang Selatan (LS) dan 120,24 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 kilometer.
Episenter berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.
Sementara itu, berdasarkan laporan yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 19.00 WIB, seorang warga dilaporkan meninggal dunia dan sedikitnya 312 jiwa atau 110 kepala keluarga (KK) terdampak gempa bumi.
Korban meninggal dunia berasal dari Kabupaten Sigi yang menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan akibat gempa tersebut.
Kabupaten Sigi yang menjadi wilayah tempat ditemukannya korban jiwa merupakan wilayah dengan dampak paling signifikan. Di sana tercatat sekira 272 jiwa atau 89 KK terdampak gempa bumi, selain itu terdapat 22 warga yang mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!