Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengalaman Kroasia Siap Bendung Kecepatan Inggris

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 06:52 WIB | Oleh:
Pengalaman Kroasia Siap Bendung Kecepatan Inggris Doc: Adrian DENNIS dan Damir SENCAR / AFP
Ket. Striker InggrisHarry Kane dan Gelandang Kroasia Luka Modric

ARLINGTON, AMERIKA SERIKAT - Harapan besar kembali menyelimuti perjalanan Inggris di Piala Dunia. Setelah menunggu hampir 60 tahun untuk mengangkat trofi dunia, The Three Lions memulai langkah di Amerika Utara dengan tantangan berat: menghadapi Kroasia. Ini tim yang dalam dua edisi terakhir selalu membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan paling tangguh di panggung sepak bola internasional.

Pertarungan Grup L itu akan berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, Kamis (18/6) dini hari WIB. Inggris asuhan Thomas Tuchel membawa ambisi untuk mengakhiri kutukan panjang sejak menjadi juara dunia pada tahun 1966.

Bagi publik Inggris, waktu terasa berjalan sangat lambat sejak malam bersejarah di Wembley enam dekade lalu. Memang, tim muda Inggris sempat menghadirkan kebanggaan ketika menjuarai Piala Dunia U-17 dan U-20 pada tahun 2017, tetapi keberhasilan level senior tetap menjadi ukuran utama.

Jika perjalanan menuju Piala Dunia dinilai hanya dari babak kualifikasi, Inggris layak disebut sebagai salah satu kandidat terkuat. Mereka menjadi tim UEFA pertama yang memastikan tiket ke turnamen 2026 setelah menyapu bersih delapan pertandingan dengan kemenangan sekaligus mencatat delapan clean sheet.

Namun, performa sempurna di kualifikasi tidak sepenuhnya menghapus keraguan. Dalam laga persahabatan Maret lalu, Inggris gagal mengalahkan Uruguay dan Jepang. Kekalahan dari Jepang bahkan menjadi catatan buruk karena untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka kalah dari wakil Asia. Kemenangan atas Selandia Baru yang diselamatkan gol Harry Kane juga belum cukup membuat semua pihak yakin.

Tuchel kemudian mencoba menjawab kritik dengan menurunkan susunan pemain yang lebih kuat saat menghadapi Kosta Rika dalam laga pemanasan terakhir. Hasilnya positif, Inggris menang meyakinkan dan menunjukkan kembali karakter sebagai salah satu favorit.

Catatan sejarah juga memberi modal kepercayaan diri. Inggris hanya sekali kalah dalam delapan laga pembuka Piala Dunia terakhir, yaitu saat menyerah 1-2 dari Italia pada tahun 2014. Dalam tujuh laga lainnya, mereka mencatat empat kemenangan dan tiga hasil imbang. Tetapi Kroasia datang bukan sebagai lawan yang mudah ditaklukkan.

Meski tidak selalu masuk daftar favorit juara, Kroasia telah membangun reputasi sebagai salah satu tim paling konsisten dalam turnamen besar. Mereka menjadi runner-up Piala Dunia 2018 dan meraih posisi ketiga pada tahun 2022.

Zlatko Dalic membawa tim asuhannya ke Piala Dunia 2026 dengan tambahan motivasi setelah kegagalan di Piala Eropa 2024. Saat itu, Kroasia tersingkir di fase grup tanpa kemenangan, sebuah hasil mengecewakan yang menjadi penampilan terburuk mereka di turnamen besar sejak Piala Dunia 2006.

Meski sejumlah pemain utama mulai memasuki masa akhir karier, kekuatan mental Kroasia tetap sulit diremehkan. Luka Modric masih menjadi simbol kualitas dan pengalaman, sementara generasi baru perlahan mulai mengambil peran.

Dalam kualifikasi, Kroasia hampir menyamai kesempurnaan Inggris. Mereka hanya kehilangan dua poin dari delapan pertandingan dan tampil dominan untuk menjadi pemuncak Grup L. Akan tetapi, persiapan mereka juga tidak sepenuhnya mulus. Kroasia kalah dari Brasil dan Belgia dalam laga uji coba sebelum bangkit dengan kemenangan tipis atas Slovenia lewat gol Mario Pasalic pada menit ke-90.

Bagi Inggris, Kroasia juga membawa kenangan pahit. Pada Piala Dunia 2018, gol Mario Mandzukic di babak tambahan waktu semifinal menghancurkan mimpi The Three Lions untuk kembali ke final setelah puluhan tahun. “Kami tahu kualitas Kroasia. Mereka adalah tim yang memiliki pengalaman luar biasa dalam pertandingan besar. Piala Dunia selalu berbeda, dan kami harus siap menghadapi tekanan sejak laga pertama,” ujar Tuchel.

Dalic pun menegaskan bahwa Kroasia tidak datang hanya untuk bernostalgia dengan kejayaan masa lalu. “Inggris memiliki generasi pemain yang sangat kuat, tetapi kami juga memiliki karakter dan pengalaman. Kami harus bermain berani dan menunjukkan bahwa Kroasia selalu kompetitif di panggung terbesar,” kata Dalic.

Kondisi Tim

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
Inggris Berantas Habis Disk...
Luar Negeri
Greenland Tolak Mentah-ment...

BMKG: Kaltim Berpotensi Alami Kemarau Panjang

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG: Kaltim Berpotensi Ala...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.