Preview Argentina vs Aljazair: Lionel Messi Tak Akan Beri Peluang Aljazair Tiru Arab Saudi Empat Tahun Silam di Qatar
📅 Selasa, 16 Jun 2026, 18:24 WIB | Oleh: OpikNamun demikian, kinerja La Albiceleste dalam empat tahun terakhir itu tetap hebat dan terlihat angker bagi lawan.
Pencapaian selama empat tahun itu juga menjadi faktor penggentar untuk lawan-lawan Argentina mulai fase grup Piala Dunia 2026, yang diawali dari Aljazair.
Setelah dikalahkan Ekuador 0-1 dalam pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan yang sudah tak menentukan lagi, Argentina memenangkan semua dari tujuh laga persahabatan yang enam di antaranya dengan clean sheet.
Namun begitu, Albiceleste tetap mesti mewaspadai tim asuhan Vladimir Petkovic.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak dihentikan Nigeria 0-2 dalam perempat final Piala Afrika pada 10 Januari 2026, Riyad Mahrez cs tak pernah kalah dalam empat laga persahabatan menjelang Piala Dunia 2026 mulai.
Mereka menumbangkan Belanda, mengalahkan dua tim Amerika Latin, serta seri melawan Uruguay.
Vladimir Petkovic tak sekadar memainkan laga persahabatan melawan tiga negara Amerika Latin itu, tapi dia memperlakukan ketiga pertandingan tersebut sebagai persiapan Les Fennecs atau Serigala Padang Paris dalam menghadapi Argentina yang juga tim Amerika Latin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Petkovic akan menarik pelajaran dari sukses Maroko dan Arab Saudi, yang berhasil mencegah dua tim Amerika Latin memenangkan laga perdananya dalam Piala Dunia 2026.
Maroko membendung Brasil dengan 1-1 dan Saudi mengimbangi Uruguay dengan skor sama.
Baik Maroko, Arab Saudi maupun Aljazair adalah tim Arab, yang juga bersaing dalam Piala Arab yang sudah diadakan sejak 1963, tapi baru masuk kalender FIFA sejak 2021.
Petrovic juga akan membagikan pengalaman bagusnya saat membawa Swiss menjalani Piala Dunia 2018 di Rusia dengan penampilan relatif bagus.
Dalam fase grup Piala Dunia di Rusia itu, selain mengalahkan Serbia, Swiss asuhan Petrovic sukses menahan seri Brasil 1-1 dan Kosta Rika 2-2, yang merupakan dua tim benua Amerika.
Pelajaran delapan tahun lalu itu akan sangat berharga bagi Serigala Padang Pasir yang tetap dikapteni Riyad Mahrez, yang pernah lama membela Manchester City.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!