Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Revitalisasi Kawasan Pasar Johar, Semarang Pacu Ambisi Jadi Hub Perdagangan Regional

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Revitalisasi Kawasan Pasar Johar, Semarang Pacu Ambisi Jadi Hub Perdagangan Regional Doc: ANTARA/ HO-Pemkot Semarang
Ket. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat meninjau New Pasar Maling (PM) di kawasan. Pasar Johar Semarang.

SEMARANG – Pengembangan pasar sebagai pusat perdagangan merupakan langkah strategis untuk memperkuat aktivitas ekonomi daerah dan meningkatkan efisiensi distribusi barang.

Modernisasi fasilitas, penataan kawasan, serta peningkatan aksesibilitas dapat mendorong pasar menjadi pusat transaksi yang lebih kompetitif dan nyaman bagi pedagang maupun konsumen.

Selain menggerakkan perdagangan lokal, pasar yang berkembang juga berpotensi menjadi simpul distribusi bagi produk UMKM dan sektor produksi daerah, sehingga menciptakan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Pemerintah Kota Semarang terus mengembangkan kawasan Pasar Johar sebagai pusat perdagangan Kota Semarang, sekaligus ruang aktivitas masyarakat, salah satunya dengan membuka kawasan New PM (Pasar Maling) di kompleks Pasar Johar.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Selasa (16/6), berharap kehadiran New PM mampu menambah keramaian dan memberikan ruang baru bagi para pedagang.

Istilah "Pasar Maling" di kawasan Pasar Johar merujuk pada sebutan informal masyarakat untuk pasar atau lapak yang menjual barang-barang bekas, antik, atau barang dengan harga sangat miring, bukan pasar barang curian.

"Ya mudah-mudahan menjadi tambahan pedagang dan keramaian. Saya ingin Pasar Johar ramai dengan berbagai macam kegiatan yang tidak hanya berjualan, tetapi juga ada kegiatan seni, olahraga, dan lain-lain," katanya.

Menurut dia, tantangan pasar tradisional saat ini berbeda dengan masa lalu, yakni perubahan pola belanja masyarakat yang beralih ke platform daring membuat pasar harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Sekarang zamannya online. Banyak yang meninggalkan Pasar Johar karena berjualan secara 'online'. Karena itu pasar harus menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan,” katanya.

Ia menilai kawasan New PM memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ruang yang lebih kreatif dipadukan dengan kegiatan seni budaya, pelatihan, hingga sentra kuliner khas Kota Semarang, selain aktivitas perdagangan.

Bahkan, ia mengungkapkan rencana memanfaatkan area kosong di bagian atas bangunan sebagai etalase produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ditampilkan secara bergantian.

"Mungkin bisa jadi kumpulan makanan khas Kota Semarang jadi satu. Ini sedang dicari formatnya. Karena pasar itu harus menyesuaikan dengan keinginan pelanggan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Aniceto Magno Da Silva mengatakan antusiasme pedagang terhadap New PM cukup tinggi.

"Ada 912 pedagang yang mendaftar. Harapan kami New PM ini bisa mengembalikan kejayaan Pasar Maling yang dulu menjadi ikon Kota Semarang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.