Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belanja Jadi Daya Tarik Utama, Pemerintah Genjot Potensi Ekonomi Daerah

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Belanja Jadi Daya Tarik Utama, Pemerintah Genjot Potensi Ekonomi Daerah Doc: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar.
Ket. Arsip Foto - Warga antre untuk masuk ke pusat perbelanjaan pada masa Semarang Great Sale (Semargres) 2025 di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/8/2025).

JAKARTA – Wisata belanja merupakan salah satu segmen pariwisata yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perputaran ekonomi daerah karena mendorong konsumsi wisatawan terhadap produk lokal, kerajinan, fesyen, hingga kuliner khas.

Aktivitas belanja tidak lagi sekadar pelengkap perjalanan, tetapi telah menjadi daya tarik utama yang mampu meningkatkan lama tinggal dan pengeluaran wisatawan.

Pengembangan wisata belanja juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai tambah produk daerah.

Oleh karena itu, penguatan kualitas produk, pengalaman berbelanja yang nyaman, serta integrasi dengan atraksi wisata lainnya menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata belanja di tengah persaingan yang semakin ketat.

Kementerian Pariwisata mendukung upaya pengembangan layanan wisata belanja berbasis potensi lokal untuk menarik kunjungan wisatawan.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kementerian Pariwisata ingin mendorong konsep wisata belanja yang lebih experiential dan berbasis kekuatan lokal Indonesia," kata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini di Jakarta, Sabtu (13/6).

Layanan wisata belanja yang dimaksud tidak hanya mencakup pusat perbelanjaan modern, tetapi juga pusat kerajinan, fesyen, produk kreatif, dan kuliner khas daerah.

"Ke depan, Kemenpar juga ingin agar Indonesia bukan hanya sebagai destinasi alam dan budaya, tetapi juga dikenal sebagai tujuan wisata yang turut menawarkan wisata lifestyle dan shopping experience berbasis produk lokal Indonesia," kata Made.

Dia mengemukakan pentingnya kemampuan pengelola destinasi wisata untuk menghadirkan layanan wisata belanja yang terpadu dengan beragam fasilitas kegiatan bersama keluarga, terutama pada masa libur sekolah.

"Kami melihat libur sekolah merupakan momentum strategis. Ketika destinasi mampu menghadirkan pengalaman wisata yang terintegrasi dengan belanja dan hiburan keluarga, maka peluang peningkatan pergerakan wisatawan akan jauh lebih besar," katanya.

Pada masa wisatawan domestik lebih selektif dalam berbelanja dan bepergian, ia mengatakan, pengelola destinasi wisata dituntut untuk menghadirkan pengalaman wisata yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.

Pengalaman wisata yang demikian bisa dihadirkan dalam paket layanan wisata yang mencakup kegiatan hiburan, kuliner, belanja produk lokal, dan acara bersama keluarga.

Program BINA Holiday & Back to School 2026 yang menawarkan promosi belanja, aktivitas bersama keluarga, acara hiburan, dan stimulus mobilitas diharapkan bisa mendorong peningkatan perjalanan wisatawan di dalam negeri selama liburan sekolah.

Program itu membuka kesempatan bagi warga untuk menikmati beragam program promosi belanja, acara keluarga, serta paket wisata yang mencakup pusat-pusat ekonomi kreatif di berbagai daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Olahraga
Rodri Selangkah Lagi Tingga...
Daerah
Perairan Rupat Riau Geger! ...
Olahraga
Harry Maguire Berharap Rash...
Daerah
SIM Keliling 24 Jam Sidoarj...
Luar Negeri
Ukraina akan Mampu Lancarka...
Daerah
Aksi Cepat Pelni untuk NTT!...
Olahraga
Gerard Pique Masuk Arena Ca...

Gempa M7,7 NTT, 68 Orang Meninggal dan 213 Luka

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Gempa M7,7 NTT, 68 Orang Me...
Daerah
TNBTS Hitung Kerugian Karhu...
Rona
Taylor Sheridan Tinggalkan ...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.