Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kukar Jadi Pemasok Kratom Dunia, Ekspor Capai Ratusan Ton Tiap Bulan

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 12:22 WIB | Oleh:
Kukar Jadi Pemasok Kratom Dunia, Ekspor Capai Ratusan Ton Tiap Bulan Doc: Antara Foto
Ket. Tumbuhan kratom di riparian Sungai Karang Mumus. Sungai ini mengalir mulai Kabupaten Kukar hingga Samarinda.

Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur mengekspor daun kratom (tumbuhan endemik Kalimantan) antara 200 sampai 300 ton per bulan ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, India, Thailand, hingga Republik Ceko.

"Pemkab Kukar terus mendorong pengembangan kratom sebagai salah satu komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya bagi para petani," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar Sunggono di Tenggarong, Ahad.

Keberhasilan Kukar mengekspor kratom ini membuat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Kamis (16/4/2026), melakukan studi banding ke Kukar untuk mengetahui seluk beluk pengelolaan hingga ekspornya.

Sunggono menyebut bahwa kratom kini telah menjadi tanaman endemik bernilai ekonomis tinggi yang dapat diandalkan sebagai sumber peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), sehingga diperlukan strategi yang matang dalam memanfaatkan peluang pasar yang terus berkembang.

"Permintaan kratom di pasar internasional terus meningkat. Negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat, India, Thailand, hingga Republik Ceko. Ini merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan meningkatkan kualitas dan produktivitas," kata Sunggono dalam pertemuan dengan perwakilan Pemprov Kaltara tersebut.

Ia melanjutkan, Kecamatan Tenggarong Seberang saat ini menjadi salah satu sentra produksi kratom terbesar di Kalimantan Timur. Wilayah tersebut bahkan telah memiliki fasilitas pengolahan kratom menjadi ekstrak, yang menjadi nilai tambah tersendiri dibanding daerah lain.

Untuk itu, Pemkab Kukar terus mendorong pelaku usaha dan petani agar mampu memenuhi standar pasar global, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas produksi kratom.

Sunggono menyatakan bahwa pengembangan kratom (mitragyna speciosa) di Kukar tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama terkait aspek legalitas dan persepsi negatif di masa lalu yang sempat dikaitkan dengan zat psikotropika. Namun demikian, kondisi tersebut kini mulai berubah seiring adanya perhatian dari pemerintah pusat.

"Perdagangan kratom sempat menghadapi kendala serius, baik di Kukar maupun secara nasional, namun kemudian pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, BPOM, dan BRIN mulai mengarahkan penelitian serta penataan tata kelola, termasuk untuk kepentingan ekspor."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Luar Negeri
Penjahat Perang Ratko Mladi...
Nasional
Erupsi Menerus Gunung Anak ...
Advertisement
Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.