Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saling Tebar Ancaman, Trump Sebut Iran Menginginkan Kesepakatan

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Saling Tebar Ancaman, Trump Sebut Iran Menginginkan Kesepakatan Doc: Kent NISHIMURA/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Selasa (19/5) memperingatkan kemungkinan akan menyerang Iran lagi, sehari setelah ia mengatakan telah menunda serangan besar dengan harapan tercapai kesepakatan perdamaian, dan Teheran mengancam akan membuka “front baru” jika ia tetap melanjutkan serangan tersebut.

Kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengatakan hanya “satu jam lagi” waktu melancarkan kembali serangan ke Iran sebelum menunda perintah tersebut, setelah berminggu-minggu gencatan senjata yang rapuh dan pembicaraan untuk mengakhiri perang.

“Anda tahu bagaimana rasanya bernegosiasi dengan negara di mana Anda kalah telak. Mereka datang ke meja perundingan, mereka memohon untuk membuat kesepakatan,” katanya.

“Saya harap kita tidak perlu berperang, tetapi kita mungkin harus memberi mereka pukulan besar lainnya. Saya belum yakin,” katanya.

Iran, serta banyak pengamat, membantah pandangan Trump tentang dinamika kekuasaan dan mencatat bahwa Teheran mampu menggunakan pengaruhnya melalui kendali atas Selat Hormuz yang vital, sehingga mendorong kenaikan harga minyak global.

Juru bicara militer Iran, Mohammad Akraminia, memperingatkan bahwa republik Islam itu akan membuka front baru melawan AS jika negara itu melanjutkan serangannya.

Militer Iran tambahnya telah menggunakan masa gencatan senjata sebagai kesempatan untuk memperkuat kemampuan tempurnya.

Trump memberikan tenggat waktu beberapa hari untuk melanjutkan pemogokan jika kesepakatan tidak tercapai.

“Saya bilang dua atau tiga hari, mungkin Jumat, Sabtu, Minggu, atau sesuatu, mungkin awal minggu depan, jangka waktu terbatas,” katanya.

Pada Senin, Trump mengatakan bahwa para pemimpin negara-negara Teluk Arab telah memintanya untuk menunda serangan pada saat-saat terakhir.

Solusi Diplomatik

Wakil Presiden JD Vance, yang bernegosiasi dengan Iran dalam pembicaraan yang gagal di Pakistan, juga mengatakan bahwa Amerika Serikat siap siaga tetapi menyatakan harapan untuk solusi diplomatik.

“Banyak kemajuan baik yang telah dicapai, tetapi kami akan terus berupaya, dan pada akhirnya kami akan mencapai kesepakatan atau tidak,” kata Vance, yang digambarkan sebagai seorang skeptis terhadap perang yang tidak populer itu, kepada wartawan di Gedung Putih.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menulis di X bahwa komentar Trump berarti pemimpin AS itu menyebut ancaman sebagai peluang untuk perdamaian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Perang Iran Hari ke-153: Apa Saja yang Terjadi?

17 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Perang Iran Hari ke-153: Ap...
Luar Negeri
Dampak Gempa Jepang, Kuil h...
Olahraga
Persija Jakarta Raih Hasil ...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 4
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 4
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.