Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Lebak Maksimalkan Gerakan Pangan Murah di 28 Kecamatan untuk Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Bahan Pokok

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 12:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Lebak Maksimalkan Gerakan Pangan Murah di 28 Kecamatan untuk Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Bahan Pokok Doc: Antara
Ket. Masyarakat Kecamatan Maja Kabupaten Lebak, Banten memadati lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) guna mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok di pasaran.

Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, memaksimalkan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok di pasaran.

Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Lebak Tubagus Sonip di Lebak, Kamis (11/6), mengatakan pihaknya melaksanakan GPM di Kecamatan Cimarga dan sebelumnya di Wanasalam dan Maja.

Kegiatan GPM juga melibatkan berbagai pihak, di antaranya Perum Bulog Lebak -Pandeglang, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMK), pemerintah daerah dan swasta.

Produk GPM menjual beberapa komoditas bahan pokok dengan harga murah dan terjangkau masyarakat dibandingkan harga di pasaran.

"Kita memaksimalkan Gerakan Pangan Murah di 28 kecamatan agar masyarakat terpenuhi ketersediaan pangan dengan harga murah," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, pihaknya mempercepat penyaluran program bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Saat ini, penyaluran bantuan beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari - Maret 2026 masih berlangsung di sejumlah kecamatan.

Masyarakat yang mendapatkan bantuan pangan sebanyak 183.753 orang dan masing- masing menerima beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.

"Kami berharap penyaluran program bantuan pangan yang dilakukan Bulog segera rampung," katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Yani mengatakan pihaknya melaksanakan pasar murah dengan harga bersubsidi untuk mengendalikan inflasi juga menstabilkan harga bahan pokok di pasaran.

"Kami melakukan pasar murah itu melibatkan pengusaha bahan pokok di sejumlah titik di Lebak," kata Yani.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak, Widy Ferdian mengatakan pemerintah daerah mengoptimalkan kegiatan GPM dan pasar murah serta operasi pasar untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok, sehingga daya beli masyarakat meningkat.

"Kami mengapresiasi harga bahan pokok di daerah ini relatif stabil dan tidak terjadi kenaikan signifikan akibat dampak kebaikan bahan bakar Pertamax," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Sebut Pejabat Tinggi ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Buka Akses Global untuk Santri, Gubernur Khofifah Luncurkan Beasiswa LPPD Jatim 2026

Buka Akses Global untuk Santri, Gubernur Khofifah Luncurkan Beasiswa LPPD Jatim 2026

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.