Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DLH Batam Uji Emisi 1.500 Kendaraan untuk Evaluasi Kualitas Udara

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 11:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
DLH Batam Uji Emisi 1.500 Kendaraan untuk Evaluasi Kualitas Udara Doc: ANTARA
Ket. Uji emisi kendaraan bermotor bensin dan solar oleh DLH Kota Batam di Temenggung Abdul Jamal di Batam, Kepri, Kamis (11/6/2026).

BATAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), lakukan uji emisi 1.500 kendaraan roda empat hingga truk dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, sekaligus mengevaluasi kondisi kualitas udara perkotaan.

Kepala bidang Perlindungan Lingkungan Hidup DLH Batam Ip mengatakan kegiatan tersebut menyasar kendaraan berbahan bakar bensin maupun solar, mulai dari kendaraan roda empat hingga truk enam dan delapan roda.

"Ini merupakan hari ketiga uji emisi bersamaan dengan Hari Lingkungan Hidup. Target kami 1.500 kendaraan. Dua hari kemarin sudah sekitar 1.100 kendaraan, sehingga hari ini tinggal sekitar 500 kendaraan lagi untuk mencapai target," ujar Ip di Batam, Kamis (11/6).

Uji emisi dilaksanakan di tiga lokasi yakni Top 100 Tembesi, Ruko Cipta Grand City Sagulung, dan kawasan Temenggung, Abdul Jamal, pada tiga hari berturut-turut.

“Ketiga ini dipilih karena dinilai memiliki ruang yang memadai, aman, nyaman bagi petugas, dan juga tidak mengganggu arus lalu lintas,” kata dia.

Dalam pelaksanaannya, kendaraan yang melewati jalan tersebut diarahkan masuk ke lokasi pengujian.

Berdasarkan hasil sementara, Ip mengatakan tingkat kelulusan kendaraan berbahan bakar bensin (Pertalite) tergolong tinggi.

"Untuk kendaraan bensin, tingkat kelulusannya hampir 95 persen. Sementara kendaraan solar yang tidak lulus uji emisi mencapai sekitar 30 hingga 40 persen," katanya.

Dari sekitar 1.100 kendaraan yang telah diuji, sebanyak 300 kendaraan merupakan kendaraan berbahan bakar solar, sedangkan sisanya kendaraan berbahan bakar bensin.

Menurut Ip, data yang diperoleh dari kegiatan ini akan menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan pengendalian pencemaran udara di Batam.

Selain itu hasil uji emisi juga akan digunakan untuk mengevaluasi kontribusi emisi kendaraan terhadap kualitas udara perkotaan dari tahun ke tahun.

"Data ini sangat penting sebagai bahan evaluasi kualitas udara perkotaan di Batam. Kami ingin mengetahui sejauh mana emisi kendaraan berkontribusi terhadap kondisi udara yang ada saat ini," ujarnya.

Ia menilai perkembangan penggunaan kendaraan hibrida dan kendaraan listrik mulai memberikan dampak positif terhadap upaya pengurangan emisi di Batam.

DLH Batam juga tengah menyusun kebijakan untuk mendorong kepatuhan pemilik kendaraan dalam menjaga emisi gas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pengguna Bus Transjabodetab...
Nasional
Pemerintah Pastikan Jaga Ha...
Nasional
OTT Muara Enim Berlanjut, K...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Buka Akses Global untuk Santri, Gubernur Khofifah Luncurkan Beasiswa LPPD Jatim 2026

Buka Akses Global untuk Santri, Gubernur Khofifah Luncurkan Beasiswa LPPD Jatim 2026

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.