Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mentan Dukung Program Beras Kita Premium untuk Stabilkan Harga Pasar

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 07:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mentan Dukung Program Beras Kita Premium untuk Stabilkan Harga Pasar Doc: ANTARA
Ket. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menjawab pertanyaan awak media ditemui usai Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

JAKARTA – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, mendukung usulan Perum Bulog menghadirkan program Beras Kita Premium untuk membantu menjaga stabilitas harga beras premium.

Ditemui usai Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6), Amran menyampaikan dukungan tersebut menanggapi rencana Bulog mengembangkan beras Kita Premium sebagai alternatif guna meredam kenaikan harga beras premium yang terjadi di sejumlah daerah.

Menurut Amran, langkah tersebut merupakan inisiatif yang baik karena dapat memperluas pilihan beras berkualitas bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran Bulog dalam stabilisasi pangan.

"Oh itu (usulan program Beras Kita Premium dalam menstabilkan harga beras premium) bagus tuh. Bagus," katanya Amran.

Ia bahkan mendorong Bulog untuk memproduksi beras premium dalam jumlah lebih besar agar mampu memenuhi kebutuhan pasar dan menjaga keseimbangan pasokan nasional.

Amran menilai kehadiran produk beras premium dari Bulog berpotensi memberikan dampak positif terhadap pengendalian harga sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap beras berkualitas dengan harga terjangkau.

"Justru Bulog harus buat beras premium sebanyak banyaknya," ujarnya.

Meski memberikan dukungan terhadap gagasan tersebut, Amran tidak memberikan keterangan lebih rinci mengenai skema tersebut.

"Nanti kita diskusi besok. Kan kita ketemu lagi di (Kementerian) Pertanian besok," kata Amran singkat sebelum meninggalkan kompleks DPR RI.

Adapun Perum Bulog mengusulkan program Beras Kita Premium guna membantu menstabilkan harga beras premium yang mengalami kenaikan di pasar.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Terbatas Perkembangan Harga Komoditas Pangan di Jakarta, Selasa (09/10).

“Kami hanya mengusulkan untuk membuat Beras Kita Premium,” kata Rizal usai rapat.

Program tersebut dirancang dengan konsep serupa Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang selama ini difokuskan untuk beras medium.

Usulan program tersebut muncul karena harga beras premium mengalami kenaikan meski harga beras medium masih relatif stabil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PTPN I Percepat Transisi Energi Berbasis Bioenergi

21 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
PTPN I Percepat Transisi En...

Timnas Kamboja Andalkan Kedisiplinan

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Timnas Kamboja Andalkan Ked...
Nasional
Menpar Bidik Kartu Hijau Ge...
Nasional
PT Pertamina Perluas Akses ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Bantuan pemerintah yang patut diapresiasi karena sangat membantu ...
    Saatnya salah satu komoditi perkebunan andalan indonesia tembus ...
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
  • Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Spanyol Rodri Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik
    Preview komentar:
Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.