Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Pastikan Sekolah Garuda Inklusif untuk Seluruh Talenta Terbaik Tanah Air

📅 Sabtu, 02 Mei 2026, 14:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Pastikan Sekolah Garuda Inklusif untuk Seluruh Talenta Terbaik Tanah Air Doc: Kemendiktisaintek
Ket. Wamendiktisaintek Stella Christie dalam sesi Inspirative Talks pada Kemenkeu Learning Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan, di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie memastikan seluruh sekolah dalam ekosistem Sekolah Unggul Garuda Baru maupun Transformasi diciptakan secara inklusif untuk seluruh talenta terbaik tanah air.

"Kami memastikan proses seleksi berjalan transparan, inklusif, dan menjangkau talenta-talenta terbaik dari seluruh daerah di Indonesia," kata Wamen Stella dikonfirmasi Antara di Jakarta, Sabtu.

Wamendiktisaintek menjelaskan Sekolah Garuda telah melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi sistem seleksi, sosialisasi maupun penyiapan kapasitas sekolah.

Untuk Sekolah Unggul Garuda Baru, jelas dia, saat ini terdapat empat lokasi yang sedang dalam tahap pembangunan, yaitu di Belitung Timur (Bangka Belitung), Kabupaten Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara) yang seluruhnya ditargetkan dapat mulai digunakan secara bertahap untuk mendukung penerimaan siswa baru tahun ini.

"Saat ini Sekolah Unggul Garuda Baru sedang melaksanakan PPDB, pelaksanaan tahap dua sudah selesai dilaksanakan, kami harapkan anak-anak terbaik bangsa dapat bergabung bersama pada tahun ajaran baru nanti," ujarnya.

Selain empat Sekolah Unggul Garuda Baru yang ditargetkan dapat digunakan pada tahun ajaran baru mendatang, Wamen Stella menyebutkan pihaknya juga akan membangun enam sekolah lagi dan menambah jumlah Sekolah Unggul Garuda Transformasi pada 2026.

"Untuk Sekolah Unggul Garuda Transformasi saat ini kami sedang melakukan tahap seleksi, sudah ada 240 sekolah yang mendaftar dari 25 provinsi yang ada di Indonesia," ucapnya.

Untuk jumlah dan lokasi, katanya, akan disesuaikan dengan hasil evaluasi, kesiapan daerah, serta kebutuhan strategis nasional dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.