Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Suriah Wisuda Ribuan Kadet Angkatan Udara untuk Pertama Kalinya Sejak Rezim Assad Jatuh

📅 Senin, 27 Jul 2026, 00:02 WIB | Oleh:
Suriah Wisuda Ribuan Kadet Angkatan Udara untuk Pertama Kalinya Sejak Rezim Assad Jatuh Doc: Istimewa
Ket. Upacara wisuda untuk 1.000 kadet Akademi Angkatan Udara Suriah, Juli 2026.

DAMASKUS - Suriah menggelar upacara wisuda untuk kadet Akademi Angkatan Udara. Ini adalah kelompok pertama dari lebih dari 1.000 penerbang yang dilatih setelah jatuhnya rezim Assad pada Desember 2024.

Dari Militarnyi, Kementerian Pertahanan Suriah menerbitkan rekaman video dari upacara wisuda tersebut.

Menurut Janes , acara tersebut berlangsung di Pangkalan Udara Kuweires, yang namanya diubah oleh pemerintah baru untuk menghormati Khalid ibn al-Walid, seorang komandan militer Islam yang terkenal. Pangkalan udara tersebut terletak 40 kilometer di sebelah timur Aleppo.

Penerbangan Pemerintah Suriah yang Baru

Angkatan Udara Republik Arab Suriah menderita kerugian signifikan selama perang saudara. Situasi tersebut semakin diperparah oleh serangan udara Israel yang bertujuan untuk mengurangi kemampuan militer pemerintah baru Suriah sebisa mungkin.

Sebelum jatuhnya rezim Bashar Assad, Suriah secara nominal memiliki 248 pesawat dan 153 helikopter yang beroperasi: 50 MiG-21, 87 MiG-23, 2 MiG-25, 29 MiG-29, 39 Su-22, 18 Su-24, 23 L-39, 27 Mi-24, 62 SA342 Gazelle, 49 Mi-8/17, 10 Mi-14, 2 Ka-28, dan 3 Mi-2. Pada saat yang sama, sebagian besar peralatan ini sudah disimpan dan tidak layak untuk operasi penerbangan.

Jumlah pasti dan jenis pesawat yang berhasil dilestarikan dan dipugar oleh pemerintah baru tersebut masih belum diketahui.

Pada Januari 2025, mantan pemberontak Suriah dari kelompok Hay'at Tahrir al-Sham mulai membentuk unit penerbangan militer.

Pada saat itu, teknisi dan spesialis lainnya mulai memulihkan helikopter yang masih berfungsi di pangkalan militer yang dikendalikan pemerintah setelah serangkaian serangan udara Israel terhadap lapangan terbang dan pelabuhan militer Suriah.

Pesawat-pesawat Israel melakukan serangan segera setelah pangkalan-pangkalan militer berada di bawah kendali pemberontak. Secara khusus, mereka menghancurkan kapal-kapal rudal Angkatan Laut Suriah di pelabuhan Latakia, serta sejumlah besar sistem pertahanan udara dan helikopter serang di Pangkalan Udara Mezzeh di Damaskus.

Pada Maret 2025, tentara pemerintahan Suriah yang baru, yang dibentuk dari mantan pemberontak, menggunakan helikopter serang Mi-24 untuk pertama kalinya dalam pertempuran melawan sisa-sisa pendukung Assad di provinsi pesisir Latakia.

Pada bulan September 2025, angkatan bersenjata pemerintahan Suriah yang baru bersatu menerbangkan pesawat latih L-39 dan pesawat tempur-pembom Su-22 untuk pertama kalinya.

Pada November 2025, Kementerian Pertahanan Suriah mengumumkan dimulainya pelatihan untuk kelompok kadet baru pertama, yang pelatihannya hanya berlangsung selama delapan bulan.

Sebuah parade yang diadakan di Damaskus pada Desember 2025 untuk menandai peringatan pertama perubahan rezim menampilkan satu helikopter Mi-8/17 dan dua helikopter Gazelle.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Wali Kota Bogor Resmikan Se...
Advertisement
Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.