Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arkeolog berhasil Temukan Struktur Bangunan dan Peluru VOC di Benteng Speelwijk Banten

📅 Senin, 13 Apr 2026, 22:58 WIB | Oleh:
Arkeolog berhasil Temukan Struktur Bangunan dan Peluru VOC di Benteng Speelwijk Banten Doc: Dokumentasi DJKN
Ket. Benteng Speelwijk di Kampung Pamarican, Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten

JAKARTA - Arkeolog menemukan struktur bangunan dan peluru VOC di Benteng Speelwijk melalui kegiatan ekskavasi. Kegiatan ini dilakukan oleh Balai Pelestarian (BP) Kebudayaan Wilayah VIII Provinsi Banten guna menyingkap tabir sejarah peninggalan masa kolonial.

Pamong Budaya BPK Banten, Adita Nofiandi, menjelaskan bahwa ekskavasi tahun ini merupakan proyek lanjutan untuk meneruskan temuan tahun lalu. Ekskavasi ini juga berfokus penelitian di bagian dalam sisi timur benteng.

"Target kami adalah melakukan pengupasan lahan sesuai tata letak yang ditentukan. Sejauh ini, temuan yang jelas terlihat adalah struktur fondasi bekas bangunan dan struktur lantai yang masih utuh," ujar dia, Senin (13/4).

Selain struktur bangunan, tim arkeolog juga menemukan berbagai artefak penting seperti fragmen keramik asing dan benda berbahan logam. Salah satu temuan yang menarik perhatian adalah peluru bundar yang diduga kuat berasal dari era VOC.

"Kemarin rekan-rekan menemukan peluru bulat yang biasanya digunakan untuk pistol era VOC. Selain itu, kami juga dapati struktur lantai dari bata dan terakota yang orientasinya meneruskan hasil temuan sebelumnya," ucap dia.

Ia menegaskan, struktur bangunan yang ditemukan ini rencananya akan tetap ditampakkan dan tidak ditutup kembali. Hal itu dilakukan untuk melengkapi narasi sejarah mengenai periode serta pola kebudayaan pada masa itu.

Ia juga menyoroti tantangan pemanfaatan ruang di area cagar budaya yang kerap digunakan warga sekitar untuk berolahraga. Terutama seperti bermain sepak bola, karena minimnya ruang terbuka publik bagi masyarakat setempat.

Kegiatan ekskavasi yang melibatkan tim mahasiswa ini direncanakan berlangsung hingga akhir pekan depan. Hasil dari temuan ini nantinya akan didata dan diolah sebagai rujukan penelitian sejarah masa depan di wilayah Banten.

"Ini memang menjadi permasalahan di satu sisi kita menjaga cagar budaya, di sisi lain masyarakat butuh ruang ekspresi. Harapan kami pemerintah daerah memfasilitasi ruang olahraga warga agar pemanfaatan cagar budaya sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010," kata dia.

Sebelumnnya, Benteng Speelwijk, merupakan salah satu bukti peninggalan sejarah pada masa Belanda. Benteng Speelwijk terletak di Kampung Pamarican, Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

Benteng Speelwijk dibangun pada abad ke 17, saat Sultan Abu Nase Abdul Qohhar atau yang biasa dikenal Sultan Haji memimpin kerajaan Banten, pada tahun 1672 hingga 1684.

Adapun nama Benteng Speelwijk diambil dari nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-14, Cornelis Janszoon Speelman. Benteng ini juga dibangun oleh seorang arsitek bernama Hendrik Lucaasz Cardeel yang merancang bangunannya.

"Nama speelwijk ini kan diambil dari nama tokoh belanda yang bernama Cornelis Janszoon Speelman. Kemudian menjadi gubernur Jenderal Batavia 1681-1684 dan Speelman ini pernah memimpin pasukan menyerang ke makassar, menyerang sultan Hasanuddin," kata Staf Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah VIII Provinsi Banten, Mulangkara. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.