Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi: Lansia yang Hobi Masak Berisiko Demensia 30 Persen Lebih Rendah

📅 Senin, 08 Jun 2026, 08:38 WIB | Oleh:
Studi: Lansia yang Hobi Masak Berisiko Demensia 30 Persen Lebih Rendah Doc: seniorlifestyle.com

JAKARTA - Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology & Community Health menemukan bahwa aktivitas memasak setidaknya sekali dalam sepekan berkaitan dengan risiko demensia yang lebih rendah pada orang lanjut usia.

Melansir dari laman Eating Well pada Jumat, penelitian tersebut menggunakan data lebih dari 10.000 warga Jepang berusia 65 tahun ke atas yang diikuti selama sekitar enam tahun dalam proyek Japan Gerontological Evaluation Study (JAGES).

Para periset meneliti hubungan antara frekuensi memasak, kemampuan memasak, dan kejadian demensia pada peserta. Frekuensi memasak diukur berdasarkan seberapa sering peserta menyiapkan makanan sendiri, tidak termasuk makanan siap saji.

Selain itu, peneliti juga menilai keterampilan memasak melalui sejumlah kemampuan dasar, seperti mengupas buah, merebus sayuran, dan memanggang ikan.

Selama masa pemantauan, peneliti menemukan bahwa peserta yang memasak setidaknya sekali dalam seminggu memiliki risiko mengalami demensia sekitar 30 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang memasak kurang dari sekali dalam seminggu.

Hubungan tersebut tetap terlihat setelah peneliti memperhitungkan berbagai faktor lain, seperti usia, tingkat pendidikan, pendapatan, dan kondisi kesehatan awal peserta.

Penelitian juga menemukan bahwa manfaat terbesar terlihat pada peserta dengan kemampuan memasak yang masih rendah. Pada kelompok ini, kebiasaan memasak setidaknya sekali seminggu berkaitan dengan risiko demensia sekitar 70 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang memasak.

Menurut peneliti, memasak merupakan aktivitas yang melibatkan berbagai fungsi sekaligus, mulai dari perencanaan, pengambilan keputusan, aktivitas fisik, hingga interaksi sosial. Kombinasi faktor tersebut diduga membantu menjaga fungsi otak tetap aktif seiring bertambahnya usia.

Sementara itu, peserta yang telah memiliki keterampilan memasak tinggi sejak awal penelitian memang menunjukkan risiko demensia yang lebih rendah. Namun, peningkatan frekuensi memasak tidak memberikan manfaat tambahan yang signifikan pada kelompok tersebut.

Meski demikian, peneliti mengingatkan bahwa studi ini bersifat observasional sehingga belum dapat membuktikan hubungan sebab akibat. Selain itu, penelitian dilakukan pada populasi lansia di Jepang sehingga hasilnya belum tentu berlaku sama di negara lain dengan pola makan dan kebiasaan memasak yang berbeda.

Peneliti menilai temuan tersebut menunjukkan bahwa memasak di rumah dapat menjadi salah satu aktivitas sederhana yang mendukung kesehatan otak pada usia lanjut, selain memberikan manfaat dari sisi pola makan dan interaksi sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PWI Jaya Gelar OKK Peningkatan Status

45 menit yang lalu | Diapari S

Megapolitan
PWI Jaya Gelar OKK Peningka...
Luar Negeri
BMKG: Gempa M 7,7 di Mindan...

Rupiah Masih Tertekan, 8 Juni 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 8 Ju...
Daerah
Pemkot Solok Luncurkan SPMB...
Olahraga
Alexander Zverev Raih Gelar...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.