Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Nenek Lansia Terjebak Banjir Satu Meter Lebih di Pasar Rebo, Gulkarmat Berhasil Evakuasi

📅 Minggu, 22 Mar 2026, 06:30 WIB | Oleh:
Tiga Nenek Lansia Terjebak Banjir Satu Meter Lebih di Pasar Rebo, Gulkarmat Berhasil Evakuasi Doc: ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.
Ket. Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi tiga warga lanjut usia (lansia) yang terdampak banjir di wilayah Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Sabtu (21/3) malam.

JAKARTA  - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi tiga warga lanjut usia (lansia) yang terdampak banjir di wilayah Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Sabtu (21/3) malam.

"Sebanyak tiga warga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat akibat banjir di Kalisari, Pasar Rebo," kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Tiga lansia itu, yakni Ipong Hanipah (70), Muniran (74), dan Suminah (73). Ketiganya diketahui tidak dapat keluar dari rumah akibat tingginya genangan air yang merendam permukiman mereka.

Evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan pada pukul 18.11 WIB dari Lurah Kalisari terkait adanya warga yang terjebak banjir di Gang Dolang I Blok C No.70, RT 08/RW 11.

Banjir yang melanda kawasan tersebut dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter (cm) membuat warga sulit melakukan evakuasi secara mandiri, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia.

"Petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan adanya warga yang membutuhkan bantuan evakuasi akibat genangan air yang cukup tinggi," jelas Muchtar.

Proses evakuasi dimulai pada pukul 18.26 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 19.30 WIB.

Dalam operasi tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan dua unit Quick Response dan lima personel yang dipimpin oleh Komandan Regu Ahmad Fauzi.

Selain mengevakuasi warga, petugas juga memastikan kondisi lokasi aman dan membantu warga lain yang membutuhkan pertolongan.

Berdasarkan data yang dihimpun, banjir tersebut berdampak pada dua rukun tetangga (RT) dengan jumlah warga terdampak mencapai sekitar 1.000 jiwa.

Muchtar memastikan, pihaknya terus bersiaga menghadapi potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Seluruh personel kami siagakan untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat, terutama di wilayah rawan banjir," ucap Muchtar.

Muchtar juga mengimbau warga untuk tetap waspada serta segera melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi atau menghadapi kondisi darurat akibat banjir.

Hingga proses evakuasi selesai, situasi dilaporkan terkendali dan seluruh korban berhasil diselamatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.