Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Campak Menggila di AS hingga Tembus 2.000 Kasus

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 22:18 WIB | Oleh:
Campak Menggila di AS hingga Tembus 2.000 Kasus Doc: AFP/Savo Prelevic

LOS ANGELES - Kasus campak di Amerika Serikat (AS) telah melampaui 2.000 kasus untuk tahun kedua berturut-turut, demikian menurut data yang dirilis pada Jumat (5/6) oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.

Dalam sebuah siaran pers, CDC menyatakan bahwa sebanyak 2.030 kasus campak yang terkonfirmasi telah dilaporkan secara nasional sejauh tahun ini.

Lembaga tersebut melaporkan 30 wabah baru pada 2026, dengan 93 persen dari seluruh kasus yang terkonfirmasi terkait dengan wabah tersebut. Sekitar 72 persen kasus terjadi pada individu berusia di bawah 20 tahun.

Tingkat rawat inap tercatat sekitar 6 persen pada 2026, turun dari 11 persen pada 2025.

Tahun lalu, AS mencatat total 2.288 kasus campak yang terkonfirmasi, angka tahunan tertinggi sejak campak dinyatakan telah diberantas di negara itu pada tahun 2000, sekaligus jumlah kasus terbanyak yang dilaporkan dalam lebih dari tiga dekade. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.