Tangkal Ebola, Kanada Batasi Kedatangan Warga Asing
📅 Senin, 20 Jul 2026, 18:52 WIB | Oleh: Deri HenriawanOTTAWA - Badan Kesehatan Masyarakat Kanada (PHAC), Minggu (19/7), mengeluarkan pernyataan untuk mengimplementasikan langkah perbatasan baru untuk mengurangi risiko penyakit Ebola memasuki dan menyebar di dalam negeri.
Menurut pernyataan itu, berlaku efektif pada Senin (20/7), setiap warga negara asing (WNA) yang pernah berada di Republik Demokratik (RD) Kongo dalam 21 hari terakhir akan dilarang memasuki Kanada.
Langkah itu kemungkinan dapat menekan risiko kesehatan masyarakat bagi warga Kanada, sekaligus ditujukan untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan langkah perbatasan guna memproses para pelancong yang tiba di Kanada, termasuk para pekerja kemanusiaan yang kembali, dengan aman, ujar pernyataan itu.
Tidak ada perubahan aturan bagi warga negara Kanada, penduduk tetap, maupun individu yang terdaftar berdasarkan Undang-Undang Indian (Indian Act) yang pernah berada di RD Kongo, Uganda, atau Sudan Selatan dalam 21 hari terakhir, ungkap PHAC. Badan itu menyatakan bahwa mereka tetap dapat memasuki Kanada namun akan menjalani pemeriksaan kesehatan saat kedatangan dan wajib menjalani karantina selama 21 hari.
Persyaratan tersebut, beserta seluruh langkah lainnya di bawah Keputusan Dewan (Order in Council) sebelumnya, akan tetap berlaku hingga 29 Agustus 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga saat ini, belum ada kasus terkait perjalanan yang dilaporkan di Kanada, menurut PHAC.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!