Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi Tanam Mangrove dan Pelepasan Tukik di Kepulauan Seribu

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 22:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aksi Tanam Mangrove dan Pelepasan Tukik di Kepulauan Seribu Doc: Antara

Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) melakukan aksi konservasi lingkungan dengan melepas 50 ekor tukik dan menanam 500 bibit mangrove di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup.

"Aksi konservasi ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang mengusung tema 'Saatnya Beraksi untuk Iklim', yang sebelumnya telah dilaksanakan di Pulau Tidung,” kata Kepala Sudin LH Kepulauan Seribu Achmad Hariadi di Jakarta, Sabtu (6/6).

Dia menyebutkan pelepasan 50 ekor tukik dilakukan sebagai upaya pelestarian penyu sisik yang saat ini berstatus terancam punah dan dilindungi, sedangkan penanaman 500 bibit mangrove dilakukan sebagai langkah konkret adaptasi terhadap perubahan iklim sekaligus mengurangi dampak bencana pesisir, seperti abrasi.

Menurut dia, meskipun Pulau Sabira merupakan wilayah paling utara dan paling jauh dari daratan Jakarta, kesadaran masyarakatnya terhadap lingkungan sangat tinggi sehingga kelestarian alam di pulau tersebut tetap terjaga dengan baik.

"Perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Mari bersama-sama menjaga laut, pesisir, dan lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang," tutur Achmad.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Sudin LH Kepulauan Seribu Sri Hayyu Alynda Heryati menyebutkan selain kegiatan konservasi, pihaknya juga melakukan pembinaan ketaatan lingkungan terhadap fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Selain itu, dilakukan pula verifikasi pemenuhan Persetujuan Teknis Air Limbah Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) guna meningkatkan kepatuhan terhadap pengelolaan lingkungan.

"Kami juga melakukan monitoring dan evaluasi Rumah Memilah untuk memastikan konsistensi warga dalam memilah sampah dari sumbernya," ungkap Sri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.