Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prediksi Hujan Berlanjut di Sumut, Wilayah Ini Berpotensi Terdampak

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prediksi Hujan Berlanjut di Sumut, Wilayah Ini Berpotensi Terdampak Doc: Antara
Ket. Prakirawan BMKG Wilayah I Martha Manurung saat memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara untuk Jumat (10/4).

Medan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Jumat (10/4).

Prakirawan Balai BMKG Wilayah Martha Manurung di Medan, Kamis (9/4), secara rinci menyebutkan cuaca di Sumatera Utara pada Jumat (10/4) pagi rata-rata berawan.

Sementara pada siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Asahan, Batubara, Dairi, Deli Serdang, Karo, Labuhanbatu Utara, Langkat, Padang Lawas, Padanglawas Utara, Tapanuli Utara, Pakpak Bharat, Simalungun dan sekitarnya.

Kemudian pada malam hari, kata dia, masih berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Asahan, Pematangsiantar, Labuhan Batu, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Simalungun.

Pada dini hari, lanjutnya, berpotensi hujan ringan di Padanglawas Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Labuhanbatu Selatan, dan Kepulauan Nias.

Sementara itu suhu udara rata-rata 14 hingga 43 derajat Celcius dengan kelembaban 70 hingga 99 persen dan angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang secara terus menerus di Kepulauan Nias, pantai barat, lereng barat, dan lereng timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan banjir, longsor dan bencana hidrometeorolois lainnya," kata Martha Manurung.

Berdasarkan data pengamatan curah hujan di beberapa stasiun pengamatan, tercatat curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut dipicu oleh aktivitas sirkulasi siklonik yang terjadi di pantai barat Sumatera Utara, mengakibatkan belokan angin dan pertemuan massa udara di provinsi itu sehingga memicu pertumbuhan awan-awan hujan (Cumulonimbus) cukup besar di Sumatera Utara.

Selain itu pemanasan siang hari yang cukup intens turut mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Dalam sepekan ke depan, kata dia, kondisi cuaca di Sumatera Utara masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang bersifat regional maupun lokal.

Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) spasial diprakirakan melintasi sebagian besar wilayah Sumatera, anomali suhu muka laut yang masih hangat, adanya sirkulasi siklonik juga berpotensi terbentuk di perairan barat Sumatera Utara.

Sistem-sistem itu, kata dia, membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera Utara. Pada skala lokal, labilitas atmosfer juga terpantau cukup kuat di Sumatera Utara yang turut mendukung proses konvektif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Nasional
Viral Modus Foto AI, Pria M...

Korban Tewas Tembus 2.100, Ebola Kongo Meluas ke Provinsi Keenam

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Korban Tewas Tembus 2.100, ...
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.