85 Investor Global Lirik Proyek Sampah Jadi Listrik Rp3 Triliun, Wali Kota Agustina Dorong Semarang Jadi Magnet Investasi Hijau
📅 Jumat, 05 Jun 2026, 16:00 WIB | Oleh: Henri pelupessySelain memberikan dampak positif terhadap lingkungan, proyek senilai Rp3 triliun ini juga diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja baru, mendorong tumbuhnya industri hijau, serta memperkuat daya saing Kota Semarang di tingkat nasional maupun internasional.
Bagi Pemerintah Kota Semarang, tingginya minat investor menjadi indikator bahwa Semarang semakin dipercaya sebagai daerah yang memiliki iklim investasi yang sehat, tata kelola pemerintahan yang baik, serta komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan.
Agustina menegaskan, proyek PSEL Semarang Raya merupakan bagian dari visi besar pembangunan Kota Semarang yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan, penguatan ekonomi hijau, inovasi pelayanan publik, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ia berharap proyek tersebut tidak hanya menjadi solusi atas persoalan sampah, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan Semarang menuju kota masa depan yang lebih bersih, modern, dan berdaya saing.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan sampah di Kota Semarang tidak hanya menjadi solusi untuk hari ini, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan," tegasnya.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, PSEL Semarang Raya berpotensi menjadi salah satu proyek pengolahan sampah menjadi energi terbesar di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Semarang sebagai daerah percontohan investasi hijau dan ekonomi berkelanjutan di tingkat nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!