Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hendak Terbang, Warga AS Ditangkap Bawa Peledak dengan Pesan Misterius di Ponselnya

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 21:55 WIB | Oleh:

Menurut pengaduan pidana, Jones awalnya mengatakan kepada petugas bahwa ia tidak mengetahui barang-barang tersebut berada di dalam tasnya dan bersedia membuangnya. Setelah petugas menjelaskan bahwa alat peledak tidak bisa begitu saja dibuang, Jones diduga menyangkal bahwa ransel tersebut miliknya.

Jones kemudian ditangkap di bandara. Teknisi penjinak bom dari Kantor Sheriff Sacramento County dan FBI mengamankan area tersebut serta mengevakuasi alat itu dengan aman. Dokumen pengadilan menyebutkan bahwa petugas menutupi alat tersebut dengan selimut penahan ledakan dan membatasi akses ke area selama pemeriksaan berlangsung.

Jaksa federal juga mengatakan Jones membawa lima telepon seluler. Menurut pengaduan tersebut, kelima ponsel memiliki selotip yang menutupi kamera depan mereka. Salah satu ponsel diduga memiliki penghitung waktu (timer) selama 15 menit yang siap dijalankan, sementara ponsel lain menampilkan pesan dari nomor tak dikenal yang berbunyi:

"Kami akan menunggu panggilan Anda."

Perangkat tersebut kemudian diuji oleh teknisi penjinak bom. Jaksa mengatakan penyidik menyimpulkan bahwa bubuk dan sumbu yang digunakan masih aktif dan memiliki energi ledak. Pengaduan itu menyebut alat tersebut mengandung sekitar 9,29 gram bubuk, yang diduga merupakan bubuk piroteknik atau flash powder, meskipun hasil uji laboratorium masih menunggu.

Menurut dokumen pengadilan yang dikutip Departemen Kehakiman AS, perangkat itu berpotensi menyebabkan cedera serius dan, jika meledak di dekat jendela pesawat bertekanan yang terbang di atas 10.000 kaki (sekitar 3.000 meter), dapat merusak pesawat dan berpotensi menyebabkan hilangnya tekanan kabin.

Dokumen tersebut juga menyatakan bahwa bagasi tercatat milik Jones telah diperiksa dan dimuat ke dalam penerbangan menuju Charlotte sebelum ia ditangkap. Setelah pesawat tiba di North Carolina, anjing pelacak bahan peledak dan penyidik memeriksa bagasi tersebut, namun tidak menemukan hal mencurigakan.

Penyidik federal juga mengungkap sejumlah kontak yang diyakini dilakukan Jones dengan FBI sebelum penangkapannya. Menurut surat pernyataan tertulis, seseorang yang diyakini sebagai Jones menghubungi FBI beberapa kali sejak Maret dan melaporkan bahwa dirinya diancam, diikuti, serta diawasi. FBI menyatakan menerima sekitar 13 laporan semacam itu.

Setelah ditangkap, Jones menggunakan haknya untuk tetap diam dan tidak diwawancarai oleh penyidik, menurut dokumen pengaduan. Dokumen pengadilan kedua dalam kasus ini masih dirahasiakan.

Jika terbukti bersalah, Jones dapat menghadapi hukuman hingga 5 tahun penjara federal, denda sebesar 250.000 dolar AS, dan hingga 2 tahun pembebasan bersyarat dengan pengawasan.

.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.