Hendak Terbang, Warga AS Ditangkap Bawa Peledak dengan Pesan Misterius di Ponselnya
📅 Kamis, 04 Jun 2026, 21:55 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSACRAMENTO - Seorang pria asal California menghadapi dakwaan federal setelah pihak berwenang mengatakan ia mencoba melewati pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Sacramento dengan membawa sebuah alat peledak di dalam tas kabin saat hendak menaiki penerbangan menuju North Carolina.
Dari Fox News, Kimani Osayande Jones, yang juga dikenal sebagai Kimani Osayande Jackson, 49 tahun, warga Sacramento, didakwa melalui pengaduan pidana karena secara ilegal memiliki bahan peledak di area bandara, menurut Kantor Kejaksaan Amerika Serikat untuk Distrik Timur California.
Menurut dokumen pengadilan, Jones mencoba melewati pos pemeriksaan Transportation Security Administration (TSA) di Bandara Internasional Sacramento sekitar pukul 21.00 pada 30 Mei sebelum menaiki American Airlines Penerbangan 2464, yang dijadwalkan terbang dari Sacramento menuju Charlotte, North Carolina.
Penyidik mengatakan Jones mengenakan syal yang menutupi wajahnya dan sarung tangan lateks biru ketika tiba di pos pemeriksaan keamanan.
Sebuah foto yang disertakan dalam dokumen pengadilan federal menunjukkan alat peledak yang menurut pihak berwenang ditemukan di dalam tas kabin milik penumpang tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak berwenang menuduh bahwa pemeriksaan terhadap ransel kabinnya menemukan:
Sebuah alat peledak tipe M
Pemantik api jenis obor yang dapat menyalakan alat tersebut
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebilah pisau
Gunting
Mata gunting
Kaleng aerosol
Ikatan kabel
Perangkat itu digambarkan dalam dokumen pengadilan sebagai benda silinder berwarna cokelat sepanjang sekitar 6,3 cm dengan sumbu hijau yang menonjol dari salah satu ujungnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!