Sabalenka Tersingkir Dramatis di Perempat Final Prancis Open, Dikalahkan Shnaider
📅 Rabu, 03 Jun 2026, 21:07 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPARIS, PRANCIS – Ambisi petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka untuk meraih gelar Prancis Open pertamanya berakhir secara mengejutkan setelah ia tersingkir di perempat final akibat kekalahan dramatis dari unggulan ke-25 asal Russia, Diana Shnaider, Rabu (3/6) waktu setempat.
Sabalenka sempat berada di atas angin setelah merebut set pertama dan unggul dua kali break servis pada set berikutnya. Namun, petenis Belarusia itu gagal mempertahankan momentumnya dan akhirnya menyerah 6-3, 5-7, 0-6 dalam pertandingan yang berlangsung di tengah kondisi berangin di Court Philippe Chatrier.
Kekalahan tersebut menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di turnamen tahun ini. Sabalenka kehilangan kendali permainan dan dibayangi rentetan kesalahan sendiri yang membuatnya gagal mengamankan tiket ke semifinal.
Shnaider, yang tampil di perempat final Grand Slam pertamanya, berhasil memanfaatkan kemerosotan permainan lawannya untuk membalikkan keadaan secara impresif. Kemenangan itu mengantarkannya ke semifinal, di mana ia akan menghadapi petenis kualifikasi asal Polandia, Maja Chwalinska, pada hari Kamis.
Sabalenka sebenarnya menjadi satu-satunya juara Grand Slam yang masih bertahan di nomor tunggal putra maupun putri. Namun status tersebut tidak tercermin dalam penampilannya. Ia mencatatkan 57 unforced errors atau kesalahan sendiri sepanjang pertandingan, angka yang menjadi faktor utama kegagalannya melangkah lebih jauh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebaliknya, Shnaider tampil tenang dan efektif. Petenis kidal berusia 21 tahun itu kini berada dalam posisi yang sangat menjanjikan untuk mencapai final Grand Slam pertamanya, terutama karena akan menghadapi Chwalinska yang saat ini menempati peringkat ke-114 dunia.
Kekalahan Sabalenka juga mengingatkan pada final US Open tahun lalu ketika ia gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah dari Coco Gauff setelah sempat berada dalam posisi menguntungkan.
Perempat final kali ini merupakan penampilan ke-14 Sabalenka secara beruntun di fase delapan besar turnamen Grand Slam. Namun, ia gagal mencatatkan sejarah sebagai petenis putri pertama sejak Serena Williams yang mampu mencapai tujuh semifinal Grand Slam secara berturut-turut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hasil ini sekaligus mengakhiri harapan Sabalenka untuk menambah koleksi gelar major dan menegaskan bahwa persaingan di Roland Garros musim ini masih terbuka lebar menjelang babak semifinal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!