Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membingungkan, Bergesernya Standar Kecantikan di Era AI

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 16:00 WIB | Oleh:

Sosok yang mampu merepresentasikan tren tersebut adalah mereka yang tetap mempertahankan karakter aslinya.

Jika harus mencontohkan publik figur boleh jadi aktris dan penyanyi Mikha Tambayong menjadi salah satu representasi cantik bagi standar yang dimaksud.

Mikha kerap dianggap mampu merepresentasikan perempuan Indonesia modern yang aktif, percaya diri, dan tetap menjadi dirinya sendiri yang senantiasa meningkatkan penampilan tanpa mengubah identitas diri.

Pandangan tersebut mencerminkan pergeseran paradigma yang lebih luas dalam dunia kecantikan. Jika sebelumnya kecantikan sering dipahami sebagai proses transformasi, kini kecantikan semakin dipandang sebagai proses penguatan jati diri.

Seseorang tidak harus memiliki wajah yang sama dengan publik figur atau standar digital tertentu untuk merasa cantik. Yang lebih penting adalah bagaimana seseorang merawat dirinya dengan cara yang sehat dan bertanggung jawab.

Mikha dalam sebuah wawancara sempat mengakui bahwa pemahamannya tentang kecantikan telah berubah seiring waktu. Setelah bertahun-tahun berada di industri kreatif sejak usia 13 tahun, ia melihat bahwa kecantikan bukan lagi sekadar persoalan penampilan.

Baginya, kecantikan berkaitan dengan kesadaran terhadap apa yang dilakukan, apa yang dikonsumsi, dan bagaimana seseorang merawat dirinya secara menyeluruh.

Perspektif ini semakin relevan ketika masyarakat menghadapi banjir informasi dan standar visual yang terus berubah akibat perkembangan teknologi.

Menurut Mikha, kepercayaan diri kini menjadi inti dari kecantikan. Seseorang dapat merasa bangga terhadap dirinya sendiri dan tubuhnya sendiri ketika mampu merawat diri dengan baik, baik dari dalam maupun dari luar.

Pandangan ini menunjukkan bahwa kecantikan semakin dipahami sebagai bagian dari kesejahteraan hidup, bukan sekadar penampilan fisik yang dapat dilihat orang lain.


Nilai autentik

Perubahan cara pandang tersebut juga mempengaruhi pilihan masyarakat terhadap upaya memelihara dan merawat diri. Di tengah kesibukan dan mobilitas yang tinggi, banyak orang tidak lagi memiliki waktu untuk menjalani perawatan yang membutuhkan masa pemulihan panjang.

Mereka mencari solusi yang efektif namun tetap memungkinkan aktivitas sehari-hari berjalan normal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.