Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peduli Kualitas SDM Pelaut, IMEC Berikan Pelatihan Bahasa Inggris Martim pada Sekolah Pelayaran di Indonesia

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 17:00 WIB | Oleh:
Peduli Kualitas SDM Pelaut, IMEC Berikan Pelatihan Bahasa Inggris Martim pada Sekolah Pelayaran di Indonesia Doc: Koran Jakarta / Zaki Alatas
Ket. Kegiatan Signing Ceremony antara IMEC dengan mitranya di Jakarta, akhir pekan lalu

JAKARTA - Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaut, maka lembaga pendidikan pelayaran di Tanah Air akan mendapatkan bantuan pelatihan berbahasa Inggris martim dari International Maritime Employers' Council (IMEC). Untuk tahap awal pelatihan akan dilakukan segera di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Indonesia, dan akan berlajut ke lembaga pendidikan pelayaran lainnya. 

Dikatakan oleh CEO Augustea Intcrews Indonesia, Angga Luthfi Eldrianto bahwa kegiatan ini sudah diinisiasikan sejak Januari 2025, di saat IMEC datang ke Indonesia dan melakukan kunjunan ke beberapa stakeholder maritim di Indonesia. Seperti ke STIP Indonesia, lalu ke perusahaan pengawakan kapal, perekrutan pelaut, serta ke Kementerian Perhubungan.

Tidak sampai disana, tambah Angga pada Februari lalu pihaknya juga berjumpa dengan perwakilan dari IMEC yang saat itu tengah mengikuti kegiatan International Maritime Organization (IMO) di London. Setelah rangkaian pertemuan tersebut maka dilakukan penjajakan inisiasi pelatihan untuk peningkatan kompetensi berbahasa inggris dari pada calon pelaut dari taruna-taruni sekolah pelayaran di bawah Kemenhub yang akan bekerja di industri pelayaran.

"Akhirnya kami sepakat menunjuk STIP Indonesia sebagai pilot project untuk diklat inisiasi pelatihan untuk peningkatan kompetensi berbahasa inggris. Di mana nanti IMEC bersama dengan kami akan menyusun kurikulum, silabus, dan strategi untuk bisa meningkatkan kualitas berbahasa Inggris SDM Pelaut Indonesia," katanya usai kegiatan Signing Ceremony antara IMEC dengan mitranya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Seperti yang diketahui IMEC adalah badan non profit yang ingin melakukan investasi di Indonesia dibidang pelatihan para calon pelaut di mana saat ini Indonesia menjadi fokusnya.  

IMEC sendiri memiliki 328 anggota, banyak dari anggota yang merupakan pelayaran internasional belum mengetahui perihal pelaut Indonesia. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat memperkenal SDM pelaut Indonesia. Sedangkan kegiatan seperti ini sudah dilakukan IMEC di Filipina dari 20 tahun lalu, India sekitar 4 tahun lalu dan tahun ini IMEC masuk di Indonesia.

20260705165001_WhatsApp-Image-2026-07-05-at-16.33.51.jpeg

CEO Augustea Intcrews Indonesia, Angga Luthfi Eldrianto (kiri) dan Head of Training IMEC, Rob Gale (kanan)

Pada kesempatan yang sama, Head of Training IMEC, Rob Gale juga menjelaskan kehadiran pihaknya saat ini untuk melakukan kesepakatan kerjasama dengan sejumlah pihak pelaku Industri maritim, termasuk perwakilan dari Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelaut di Indonesia.

"Untuk saat ini fokus kami adalah kepada STIP Indonesia untuk melakukan pendidikan bahasa Inggris bagi pelatihnya, lalu untuk para calon pelaut, diuji coba kemampuan berbahasa Inggris, dan nantinya para calon pelaut ini dapat melakukan kerja lapangan hingga jika mereka lulus akan bisa diperkerjakan di kapal-kapal anggota IMEC," katanya.

Rob menambahkan bahwa untuk saat ini kerjasama dengan STIP Indonesia, namun setelah ini tidak menutup kemungkinan sekolah pelayaran di seluruh Indonesia akan mendapatkan kesempatan pelatihan dari IMEC. Dan kegiatan pelatihan akan dimulai segera setelah penandatangan kesepakatan tersebut, diharapkan bulan depan pelatihan sudah bisa dilaksanakan.

Terkait berapa banyak calon pelaut yang nantinya bisa direkrut untuk bekerja di kapal anggota IMEC, Rob belum bisa berbicara lebih jauh. 

"Untuk saat belum bisa mengumumkan berapa calon pelaut yang akan kami rekrut, kita biarkan program ini berjalan dulu dengan baik baru kita berbicara tentang jumlah. Namun di Filipina yang sudah berjalan dengan baik, setiap tahunnya kami merekrut 260 pelaut pertahunnya yang akan dipekerjakan di kapal dari anggota IMEC," tutupnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.