Roland Garros: Sabalenka Singkirkan Naomi Osaka, Berrettini Melaju ke Perempat Final
📅 Selasa, 02 Jun 2026, 08:25 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMeski Parry tersingkir, publik Paris tetap mendapat hiburan ketika sejumlah pemain Paris Saint-Germain yakni Ousmane Dembele, Desire Doue, Warren Zaire-Emery, dan Bradley Barcola melakukan parade trofi Liga Champions di lapangan setelah klub mereka meraih gelar kedua secara beruntun pada akhir pekan lalu.
Dari sektor putra, Berrettini melanjutkan kisah kebangkitannya setelah beberapa tahun terakhir dibayangi cedera. Finalis Wimbledon 2021 itu menaklukkan penakluk Jannik Sinner, yakni Juan Manuel Cerundolo, dengan skor 6-3, 7-6 (7/2), 7-6 (8/6).
Hasil tersebut membawa Berrettini ke perempat final Grand Slam pertamanya sejak US Open 2022. Saat ini ia menempati peringkat 105 dunia dan menjadi pemain dengan ranking terendah yang mencapai delapan besar Roland Garros sejak Igor Andreev pada 2007.
"Tenis adalah cinta dalam hidup saya. Kalau bukan, saya tidak mungkin terus kembali setelah begitu banyak kemunduran dan cedera," kata Berrettini yang tampil di Roland Garros untuk pertama kalinya sejak 2021.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di tengah tersingkirnya Sinner dan Novak Djokovic, Berrettini menjadi satu dari hanya dua mantan finalis Grand Slam yang masih bertahan di undian putra bersama Alexander Zverev.
Pada babak berikutnya, Berrettini akan menghadapi rekan senegaranya, Matteo Arnaldi, yang menciptakan comeback luar biasa untuk mengalahkan Frances Tiafoe 7-6 (7/5), 6-7 (5/7), 3-6, 7-6 (7/3), 6-4 dalam duel maraton selama 5 jam 26 menit.
Arnaldi, yang kini berada di peringkat 104 dunia, sempat tertinggal dua break pada set keempat sebelum membalikkan keadaan. Pertandingan baru berakhir pukul 01.08 dini hari waktu setempat dan mengantarkannya ke perempat final Grand Slam pertama sepanjang karier.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, unggulan ke-10 asal Italia, Flavio Cobolli, juga memastikan tiket ke delapan besar usai mengalahkan Zachary Svajda dengan skor 6-2, 6-3, 6-7 (3/7), 7-6 (7/5).
Cobolli sempat kehilangan kendali setelah unggul 4-0 dan 5-1 pada set keempat, namun akhirnya mampu menutup pertandingan lewat tie-break. Ia pun mencapai perempat final Grand Slam kedua setelah sebelumnya menembus fase yang sama di Wimbledon Championships tahun lalu.
"Pertandingan tidak pernah benar-benar selesai. Hari ini saya hampir kehilangan kendali karena gugup. Saya senang, tetapi masih merasa tegang," ujar Cobolli.
Pada babak berikutnya, Cobolli akan menghadapi unggulan keempat asal Kanada, Felix Auger-Aliassime, yang tampil meyakinkan saat menundukkan petenis Cile, Alejandro Tabilo, 6-3, 7-5, 6-1 untuk mengamankan tempat di perempat final.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!