Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembinaan Teknik Mitigas Bencana oleh Tim Gabungan di Bangkalan

📅 Sabtu, 18 Jul 2026, 23:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembinaan Teknik Mitigas Bencana oleh Tim Gabungan di Bangkalan Doc: Antara
Ket. Tim gabungan melakukan sosialisasi kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Bangkalan - Tim gabungan yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), polisi dan TNI mulai melakukan pembinaan tentang teknik mitigasi bencana di sejumlah daerah terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih di wilayah itu.

Kepala BPBD Pemkab Bangkalan M Zainul Qomar di Bangkalan, Sabtu, mengatakan mitigasi bencana itu dilakukan agar penanganan korban bencana bisa dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.

"Intinya pada teknik penanganan bencana ini, tim mengedukasi masyarakat agar bisa mengambil langkah cepat, sehingga dampak bencana bisa ditekan," katanya.

Ia menjelaskan mitigasi bencana yang disampaikan kepada warga meliputi semua jenis bencana yang berpotensi terjadi di Kabupaten Bangkalan, seperti bencana kekeringan, angin kencang, tanah longsor dan banjir.

"Hanya saja, karena saat ini potensi bencana pada kekeringan dan kekurangan air bersih, maka fokus utama materi pada jBenis bencana ini," katanya.

Qomar menjelaskan pola penanganan bencana oleh Pemkab Bangkalan secara terintegrasi dan melibatkan semua elemen, termasuk TNI dan Polri.

Menurut dia, kedua institusi itu dilibatkan secara aktif, karena memiliki jaringan personel hingga tingkat desa, seperti bintara pembina desa (babinsa) bagi personel TNI dan bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas).

Dalam berbagai sosialisasi yang digelar secara langsung kepada warga, tim memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah mitigasi, pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar, serta upaya bersama dalam membangun budaya siaga bencana.

"Melalui sosialisasi tersebut, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak panik saat menghadapi bencana, melainkan mampu bertindak sesuai prosedur keselamatan. Dengan kesiapan dan kepedulian bersama, dampak bencana dapat diminimalkan," katanya.

Program sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan masyarakat Desa Kapor dalam menghadapi potensi bencana sekaligus memperkuat hubungan antara Pemkab Bangkalan, polisi, TNI, dan warga.

Berdasarkan hasil pemetaan BPBD Pemkab Bangakalan, jumlah desa yang rawan kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau kali ini 27 desa tersebar di 10 kecamatan dari total 18 kecamatan di wilayah itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
  • Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal
    Preview komentar:
    Ulasan mengenai sinergi antara asosiasi pembudi daya dan ...
BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.